Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harus Gerak Cepat, Pemkab Lebong Harapkan Pemprov Bengkulu segera Tangani Jalan Longsor

📅 Senin, 29 Apr 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Gerak Cepat, Pemkab Lebong Harapkan Pemprov Bengkulu segera Tangani Jalan Longsor Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Jalan Lintas Curup-Muara Aman Kabupaten Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang yang mengalami longsor.

Rejang Lebong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, mengharapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu segera menangani jalan yang mengalami longsor dan ambles di wilayah itu sehingga tidak memutus akses transportasi masyarakat setempat.

"Jalan yang ambles dan mengalami longsor itu kalau dari daerah itu sudah kita lakukan, karena ini tanggung jawab provinsi atau jalan provinsi maka kita koordinasi dengan Pemprov Bengkulu," kata Sekda Kabupaten Lebong Mustarani Abidin saat dihubungi di Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan, jalan yang mengalami longsor dan ambles ini ialah jalan yang menghubungkan Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya, yang menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu.

Pihaknya, kata dia, berharap Pemprov Bengkulu bukan hanya turun dan mengatasi longsor saja tetapi juga menanganinya sehingga Jalan Lintas Curup-Muara Aman tersebut bisa dilalui tanpa rasa was-was akan kembali terjadi longsor atau jalan ambles.

Menurut dia, untuk beberapa titik jalan yang mengalami longsor dan ambles ini terutama yang ada di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang kondisinya sudah sangat memprihatinkan sekali.

Badan jalan dilokasi ini sebagian sudah habis akibat longsor di bagian bahu jalan, sedangkan dari bagian atasnya ditimpa oleh tebing yang longsor.

Tidak jauh dari lokasi itu, tambah dia, terdapat jalan ambles dengan panjang mencapai 100 meter. Kondisi jalan ini ambles diperkirakan akibat bagian bawah jalan digerus air hujan dan banjir beberapa waktu lalu.

"Anggarannya kami perkirakan tidak cukup puluhan miliar, mungkin ratusan miliar, karena dari bawah itu diangkat ke atas. Kemudian bagian tebingnya juga harus dipotong sehingga bisa lewat," terangnya.

Banyaknya titik longsor dan jalan ambles yang terjadi di Jalan Lintas Curup-Muara Aman itu sendiri sudah dilaporkan Pemkab Lebong ke Pemprov Bengkulu, serta Pemerintah Pusat (BNPB) sehingga bisa segera ditangani agar tidak memutus akses transportasi daerah itu dengan daerah lainnya.

Sebelumnya hujan deras yang terjadi pada Jumat sore (26/4) menyebabkan tanah longsor di Desa Talang Ratu dan Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong. Akses ini kemudian bisa dibuka pada malam harinya setelah dua unit alat berat diturunkan dari Pemkab Lebong dan satu lagi bantuan dari Pemkab Rejang Lebong.

Kejadian tanah longsor ini kemudian terjadi kembali pada Sabtu (27/4) dini hari dengan panjang mencapai 50 meter dan ketebalan 50 meter. Akses jalan penghubung dua kabupaten ini baru bisa terbuka setelah hampir seharian tertutup material longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
Asosiasi Ojol Tolak Status ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.