21 Orang Tewas dalam Ledakan Pabrik Kembang Api di Tiongkok
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 12:29 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SCHANGSA - Ledakan di sebuah pabrik kembang api di provinsi Hunan, Tiongkok, telah menewaskan 21 orang dan melukai 61 lainnya, mendorong Presiden Tiongkok , Xi Jinping , untuk menyerukan penyelidikan menyeluruh, menurut laporan media pemerintah pada hari Selasa (5/5).
Dari The Guardian, kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua, mengatakan ledakan itu terjadi di kota Changsha pada Senin sore. Hampir 500 petugas penyelamat dikerahkan dan orang-orang dievakuasi dari zona berbahaya oleh pihak berwenang yang menyebutkan risiko dari dua gudang bubuk mesiu, menurut laporan tersebut.
Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebabnya dan telah mengambil "langkah-langkah pengendalian" terhadap mereka yang bertanggung jawab atas perusahaan tersebut, demikian laporan itu menyebutkan, tanpa merinci langkah-langkah tersebut.
Petugas darurat menggunakan tiga robot untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.
Menurut Xinhua, Xi memerintahkan pihak berwenang untuk memperkuat penyaringan risiko dan pengendalian bahaya di industri-industri utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada bulan Februari, Tiongkok melaporkan dua ledakan mematikan di toko-toko kembang api menjelang Tahun Baru Imlek.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!