Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Kader untuk Mencegah Kekerasan Anak

3 Selasa, 09 Jun 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatihan Kader untuk Mencegah Kekerasan Anak Pelatihan Kader untuk Mencegah Kekerasan Anak Doc: Antara

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, membekali kader pendamping keluarga terkait dengan pola asuh yang positif dan bebas dari kekerasan, untuk mengoptimalkan pendampingan keluarga di lapangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri Fajri Mubasysyir mengatakan kader BKB (Bina Keluarga Balita) dan BKR (Bina Keluarga Remaja) merupakan garda terdepan dalam pendampingan keluarga.

"Para kader akan berinteraksi langsung dengan keluarga, sehingga perlu memiliki pemahaman yang baik tentang pola asuh yang benar," katanya di Kediri, Selasa.

Menurut dia, peran mereka sangat penting yakni untuk melatih dan mengingatkan orang tua tentang pola asuh yang tepat, komunikatif, dan positif, sehingga tumbuh kembang anak bisa berjalan dengan baik.

Pihaknya membekali 120 perwakilan kader BKB dan BKR. Peserta mendapatkan materi mengenai penguatan keluarga berbasis relasi dan pola asuh sadar yang disampaikan oleh psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) DP3AP2KB Kota Kediri Arbita Wafdatul Ilmia.

Fajri berharap para kader dapat berperan sebagai agen perubahan di kelurahan masing-masing. Kader BKB dan BKR juga diharapkan memiliki peran untuk mendeteksi dini adanya indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitarnya.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada peserta yang hadir saja, namun bisa ditularkan ke kader lain yang belum bisa hadir. Mereka adalah garda terdepan dalam pendampingan keluarga," kata dia.

Fajri menambahkan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya pencegahan kekerasan anak, seperti sosialisasi di tingkat kelurahan, edukasi kepada siswa melalui program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta konselor sebaya.

DP3AP2KB juga menjalin kerja sama dengan tenaga kesehatan agar dapat membantu mendeteksi dan melaporkan indikasi kekerasan yang ditemukan saat pelayanan kesehatan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.

Masyarakat yang mengetahui atau menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar diimbau untuk segera melapor agar dapat ditindaklanjuti dan dicegah sejak dini.

“Apabila kader menemukan dugaan kasus kekerasan anak, mereka dapat berkoordinasi dengan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di tingkat kelurahan. Selanjutnya laporan akan diteruskan kepada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Kediri,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Pencatutan Nama Pejabat Jad...
Megapolitan
Bansos bagi 2.200 Warga Tan...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.