Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Guru Buka Kartu Memaknai Hari Pendidikan Nasional

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 12:04 WIB | Oleh:
Para Guru Buka Kartu Memaknai Hari Pendidikan Nasional Doc: ist
Ket. tingkatkan kualitas pendidikan

JAKARTA – Para guru meski sering diperlakukan tidak adil oleh anak didik, dilaporkan polisi oleh orang tua murid hanya karena masalah sepele, atau digaji di luar “nurul” atas jerih payah mereka hanya karena honorer, tetap memaknai hari pendidikan sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Seorang rgru SMP Negeri 1 Banyuwangi Agus Harianto memaknai momentum itu sebagai pengingat untuk terus mengedepankan kualitas pendidikan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Agus menyampaikan sekolahnya mendorong pembelajaran berbasis coding agar peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, namun juga mampu menciptakan dan memanfaatkannya secara produktif.

Senada dengan Agus, guru PAUD KB Al Khotijah Banyuwangi, Wiwik Handayani, juga melihat Hardiknas sebagai pengingat bagi para pendidik untuk terus menjadi lilin yang menerangi generasi bangsa.

“Untuk dunia pendidikan, harapan kedepannya semakin banyak inovasi sehingga para pendidik dan anak-anak generasi bangsa bersemangat dalam menempuh pendidikan. Semangat untuk teman-teman guru semuanya, kita sebagai pendidik membagikan ilmu kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Sedangkan murid MAN 1 Banyuwangi, Muhammad Ravi Adiatma Nur Dafiq, memaknai Hardiknas sebagai ungkapan terima kasih atas perjuangan para tokoh pendidikan dan guru yang terus membangun pendidikan di Indonesia.

“Harapan saya, semoga akses pendidikan di Indonesia bisa merata hingga ke pelosok, sehingga seluruh anak dapat merasakan pendidikan yang setara,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan terima kasih kepada para guru di seluruh Indonesia atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendidik generasi bangsa, sekaligus menjadi fondasi kemajuan pendidikan nasional.

“Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta para pendidik yang telah berdedikasi dan mendarmabaktikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu.

Dalam amanatnya ia menegaskan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) adalah momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional.

“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan,” kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menekankan sistem among dalam pendidikan, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan).

Karena itu Mendikdasmen mengatakan prinsip itu menjadi landasan penting dalam membangun praktik pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemanusiaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.