Integrasi Google Gemini di Kendaraan: Cara Google Ubah Pengalaman Berkendara Lewat Teknologi AI
📅 Minggu, 03 Mei 2026, 18:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Google resmi membawa teknologi kecerdasan buatan Google Gemini ke dalam kendaraan, memungkinkan pengemudi berinteraksi dengan mobil secara lebih natural layaknya percakapan sehari-hari. Teknologi ini akan menggantikan sistem lama Google Assistant yang sebelumnya digunakan pada kendaraan dengan sistem Google built-in.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Google memperluas ekosistem AI mereka ke sektor otomotif. Sebelumnya, Google Assistant yang diperkenalkan pada 2018 lebih banyak difokuskan untuk navigasi, pengaturan perjalanan, kontrol pendingin udara, hingga pemutaran musik.
Dengan hadirnya Gemini, kemampuan tersebut tetap dipertahankan namun diperluas. Pengemudi kini dapat melakukan percakapan yang lebih kompleks seperti yang biasa dilakukan pengguna di perangkat ponsel pintar.
Google menyebut kendaraan dengan sistem Google built-in pertama kali diluncurkan pada 2020. Saat itu perusahaan menjanjikan kendaraan akan terus berkembang melalui pembaruan perangkat lunak.
"Artinya, Gemini akan hadir tidak hanya di mobil baru, tetapi juga di kendaraan lama melalui pembaruan software," tulis Google dalam keterangannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peluncuran tahap awal akan dimulai untuk pengguna berbahasa Inggris di Amerika Serikat. Google menyatakan ekspansi ke bahasa dan negara lain akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Sebelumnya, General Motors mengumumkan sekitar empat juta kendaraan di Amerika Serikat akan mendapatkan pembaruan sistem baru tersebut. Pembaruan itu mencakup kendaraan merek Cadillac, Chevrolet, Buick, dan GMC.
Google bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang berlomba masuk ke industri kendaraan pintar. Apple juga terus memperluas integrasi Apple CarPlay.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Amazon juga agresif mengembangkan Amazon Alexa untuk kendaraan melalui layanan Alexa Auto.
Meski menawarkan kemudahan, penggunaan asisten suara di kendaraan masih menuai perhatian dari sisi keselamatan. Teknologi ini dinilai berpotensi mengganggu fokus pengemudi ketika digunakan secara berlebihan.
Studi University of Utah pada 2016 menemukan beberapa tugas berbasis suara dapat memicu beban mental tinggi. Kondisi tersebut dinilai dapat menurunkan konsentrasi pengemudi saat berada di jalan.
Di sisi lain, teknologi ini juga dinilai mampu meningkatkan keselamatan karena pengemudi tidak perlu mengalihkan pandangan dari jalan atau melepaskan tangan dari kemudi saat mengakses fitur kendaraan.
Kehadiran Gemini di mobil menunjukkan persaingan AI kini semakin meluas. Setelah smartphone dan komputer, kendaraan menjadi medan baru bagi perusahaan teknologi global untuk memperluas dominasi mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!