Harga Bahan Bakar Melambung, Maskapai AS Spirit Airlines Umumkan Berhenti Beroperasi
📅 Minggu, 03 Mei 2026, 13:35 WIB | Oleh: Lili LestariFLORIDA — Spirit Airlines, maskapai penerbangan pendatang baru yang nyentrik dan mengguncang industri penerbangan Amerika Serikat dengan iklan-iklan yang kurang ajar dan tarif diskon besar-besaran, mengumumkan telah menghentikan operasinya setelah 34 tahun.
Mengutip laporan Associated Press, maskapai penerbangan berbiaya sangat rendah yang dulunya mengoperasikan ratusan penerbangan harian dengan pesawat kuning cerahnya dan mempekerjakan sekitar 17.000 orang mengatakan, mereka telah "memulai penghentian operasional secara teratur, berlaku segera."
Meskipun Spirit telah bangkrut dua kali sebelumnya, perusahaan tersebut mengatakan bahwa harga minyak yang tinggi, yang terus meningkat karena perang dengan Iran, membuat mereka tidak mungkin untuk tetap bertahan.
Maskapai tersebut menyatakan di situs webnya bahwa semua penerbangan telah dibatalkan dan layanan pelanggan tidak lagi tersedia. Beberapa penumpang tiba pada hari Sabtu, terkejut mendapati penerbangan mereka dibatalkan, sementara para pekerja baru mengetahui bahwa mereka kehilangan pekerjaan dalam semalam.
“Kami bangga dengan dampak model biaya sangat rendah kami terhadap industri selama 34 tahun terakhir dan berharap dapat melayani tamu kami selama bertahun-tahun yang akan datang,” demikian pernyataan Spirit pada hari Sabtu (2/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan pada hari Sabtu bahwa Spirit memiliki dana cadangan yang disiapkan untuk pelanggan yang membeli langsung dari maskapai penerbangan tersebut agar dapat memperoleh pengembalian dana. Orang-orang yang membeli dari vendor pihak ketiga seperti agen perjalanan harus meminta pengembalian dana dari mereka.
Duffy mengatakan United, Delta, JetBlue, dan Southwest menawarkan tiket pesawat sekali jalan seharga $200 untuk orang-orang yang memiliki nomor konfirmasi Spirit dan bukti pembelian untuk waktu terbatas. Maskapai lain juga akan membantu karyawan Spirit yang mungkin terlantar, serta menawarkan proses lamaran kerja yang lebih mudah bagi mereka saat mencari pekerjaan.
Dalam sebuah pernyataan, Spirit mengatakan sedang berupaya memulangkan lebih dari 1.300 awak kabin ke pangkalan mereka masing-masing dan penerbangan Spirit terakhir mendarat di Bandara Internasional Dallas Fort Worth dari Bandara Metropolitan Detroit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perusahaan tersebut memberitahukan kepada pelanggan bahwa mereka dapat mengharapkan pengembalian dana, tetapi tidak akan ada bantuan dalam memesan perjalanan di maskapai lain.
Pemerintahan Trump telah mempertimbangkan dana talangan pemerintah untuk bisnis yang kekurangan dana tersebut agar tidak bangkrut, tetapi kesepakatan tidak tercapai. Mengenai potensi dana talangan tersebut, Duffy mengatakan pada hari Sabtu, "kami sering kali tidak memiliki setengah miliar dollar yang tersedia."
Presiden Donald Trump telah mengemukakan gagasan penyelamatan keuangan pekan lalu setelah maskapai tersebut mendapati dirinya dalam proses kebangkrutan untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari dua tahun karena harga bahan bakar jet melonjak akibat perang Iran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!