Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Inisiatif Ascott CARES, Citadines Antasari Jakarta Ajak Tamu Rayakan Earth Hour Secara Kreatif

📅 Senin, 30 Mar 2026, 10:30 WIB | Oleh:
Lewat Inisiatif Ascott CARES, Citadines Antasari Jakarta Ajak Tamu Rayakan Earth Hour Secara Kreatif Doc: Istimewa
Ket. Citadines Antasari Jakarta menggelar aksi Earth Hour sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan pada Sabtu malam, 28 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung selama 60 menit di area lobi dan diikuti oleh tamu serta karyawan hotel.

JAKARTA - Citadines Antasari Jakarta menggelar aksi Earth Hour sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan pada Sabtu malam, 28 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung selama 60 menit di area lobi dan diikuti oleh tamu serta karyawan hotel.

Dalam pelaksanaan Earth Hour tersebut, seluruh lampu di area publik hotel dimatikan selama satu jam penuh. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan global Earth Hour yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghematan energi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Ascott CARES yang berfokus pada praktik berkelanjutan di lingkungan perhotelan. Melalui program tersebut, hotel berupaya menghadirkan berbagai aksi nyata yang berdampak positif terhadap lingkungan.

Menariknya, Earth Hour tahun ini mengusung konsep unik dengan memanfaatkan bahan-bahan daur ulang sebagai elemen dekorasi utama. Material yang digunakan antara lain biji kopi, tutup botol, papan kayu, kertas bekas, hingga barang-barang yang sudah tidak terpakai di area hotel.

Seluruh dekorasi tersebut dirancang langsung oleh tim internal hotel sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah. Pendekatan ini juga selaras dengan identitas brand hotel yang mengusung tema "For the Love of Coffee".

Untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, pencahayaan tidak menggunakan api terbuka melainkan lilin berbasis baterai yang dapat digunakan kembali. Langkah ini memastikan kegiatan tetap aman sekaligus mengurangi penggunaan listrik secara berlebihan.

Selama kegiatan berlangsung, para tamu yang berada di lobi juga disuguhkan berbagai hidangan ringan. Sajian canape serta free flow kopi menciptakan suasana hangat dan intim yang berbeda dari aktivitas hotel pada umumnya.

"Melalui kegiatan Earth Hour ini, kami ingin menunjukkan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak," ujar R. Ahmad Haitan Yurizal selaku Marketing & Branding Manager.

Ia menambahkan bahwa penggunaan dekorasi dari bahan daur ulang menjadi salah satu bentuk inovasi yang dapat diterapkan dalam kegiatan hotel. Selain itu, pendekatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi pihak lain untuk menerapkan konsep serupa.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan dekorasi ramah lingkungan yang dibuat secara internal oleh tim, tidak hanya saat Earth Hour tetapi juga pada berbagai event lainnya," lanjutnya.

Ke depan, Citadines Antasari Jakarta berencana terus mengembangkan program berkelanjutan dalam berbagai kegiatan operasional. Hal ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mengurangi limbah serta mendukung praktik ramah lingkungan di industri perhotelan.

Dengan konsep yang mengedepankan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan Earth Hour di hotel ini memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu. Selain menikmati suasana yang unik, pengunjung juga diajak untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.