Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Ungkap Sejumlah Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Berbagai Daerah

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 19:20 WIB | Oleh:
BNPB Ungkap Sejumlah Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Berbagai Daerah Doc: BPBD Kabupaten Banjarnegara

JAKARTA — BNPB melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode 29–30 April 2026 lalu. Peristiwa yang mendominasi adalah bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan angin kencang.

Di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, banjir terjadi akibat meningkatnya debit air sungai setelah hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu. Sebanyak 11 rumah warga terdampak, dua fasilitas pendidikan, serta empat akses jalan mengalami gangguan.

Wilayah terdampak meliputi Desa Keden dan Desa Bendo, Kecamatan Pedan. Hingga 29 April 2026, banjir dilaporkan mulai berangsur surut.

Sementara itu, di Kabupaten Banjarnegara, hujan lebat disertai angin puting beliung melanda Desa Jatilawang, Kecamatan Wanayasa. Kejadian terjadi pada 29 April sekitar pukul 15.15 WIB.

Sedikitnya 20 kepala keluarga terdampak, dua warga mengalami trauma dan telah mendapat penanganan di puskesmas. Tercatat 20 unit rumah mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, cuaca ekstrem pada 27 April 2026 berdampak pada 15 kepala keluarga di Desa Cisaat dan Desa Babakan, Kecamatan Cisaat. Satu rumah dilaporkan rusak berat dan 15 unit lainnya rusak sedang.

Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Bandung pada hari yang sama. Sebanyak lima kepala keluarga terdampak, tiga warga mengungsi, dan tujuh orang mengalami luka ringan.

Kerusakan meliputi satu rumah rusak berat, empat rumah rusak ringan. Juga satu fasilitas pendidikan rusak sedang.

BNPB menyampaikan, BPBD di masing-masing wilayah telah melakukan kaji cepat, koordinasi, serta penanganan darurat. Termasuk pembersihan material pohon tumbang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau melakukan evakuasi mandiri. Mengetahui jalur evakuasi yang aman,” ujar dia dalam siaran pers BNPB.

Ia juga mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai agar rutin memantau ketinggian muka air serta memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi. Selain itu, masyarakat diminta menjauhi pohon, papan reklame, dan bangunan rapuh saat terjadi angin kencang untuk mengurangi risiko korban jiwa. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.