Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Pengguna Plastik Dapat Angin Segar, Pemerintah Kaji Insentif

📅 Senin, 27 Apr 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Industri Pengguna Plastik Dapat Angin Segar, Pemerintah Kaji Insentif Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar.
Ket. Ilustrasi - Warga memilih gelas plastik di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Dukungan fiskal atau stimulus bagi industri pengguna plastik mencerminkan upaya menjaga daya saing sektor manufaktur yang masih bergantung pada bahan tersebut, terutama di tengah tekanan biaya produksi dan tuntutan efisiensi.

Instrumen seperti insentif pajak, subsidi bahan baku, atau kemudahan impor dapat membantu menekan biaya dan menjaga keberlanjutan produksi, khususnya bagi industri kemasan, makanan-minuman, dan barang konsumsi.

Namun secara analitis, kebijakan ini mengandung trade-off yang signifikan. Di satu sisi, stimulus mampu menjaga pertumbuhan industri dan lapangan kerja, tetapi di sisi lain berpotensi bertentangan dengan agenda pengurangan sampah plastik dan transisi menuju ekonomi sirkular.

Oleh karena itu, efektivitasnya sangat bergantung pada desain kebijakan yang selektif—misalnya dengan mengaitkan insentif pada penggunaan plastik daur ulang, inovasi material ramah lingkungan, atau peningkatan efisiensi pengelolaan limbah—agar tetap sejalan dengan tujuan keberlanjutan jangka panjang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah berencana membahas dukungan fiskal atau stimulus bagi industri pengguna plastik.

Pembahasan tersebut rencananya akan dilakukan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Selasa (28/4).

“Besok (Selasa) kami akan bahas, rapat dengan satgas di sini. Satgas Percepatan Ekonomi Nasional, termasuk debottlenecking,” kata Airlangga saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (27/4).

Rapat tersebut akan menjadi forum bagi pemerintah untuk menyusun respons terhadap persoalan yang menghambat dunia usaha, termasuk tekanan biaya akibat lonjakan harga plastik belakangan ini.

Namun, Airlangga tidak merinci bentuk stimulus yang akan disiapkan pemerintah. Airlangga mengatakan rincian lebih lanjut akan disampaikan usai rapat besok.

“Tunggu, besok baru dibahas,” ujarnya.

Sebagai catatan, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Satgas dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua I dan dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai Ketua II.

Pembentukan satgas tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi.

Satgas ini mempunyai tugas mengoordinasikan percepatan pelaksanaan program pemerintah untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi yang meliputi antara lain Program Paket Ekonomi danProgram Stimulus Ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Islandia Tolak Perundingan Aksesi ke UE

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Islandia Tolak Perundingan ...
TEKNOLOGI

John Ternus Jadi CEO Apple yang Baru

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
John Ternus Jadi CEO Apple ...
Luar Negeri
Jepang Ajukan Anggaran Pert...
Megapolitan
Cermati Terus Informasi BMKG

APBD dalam Perubahan Turun

2 jam lalu | Sujar

Megapolitan
APBD dalam Perubahan Turun
Megapolitan
Peluang Coba LRT, Tarif Han...
Advertisement
Penumpang KRL Makin Nyaman Tak Perlu Jalan Jauh! PT KAI Rencanakan Travelator Hubungkan Stasiun Karet dan BNI City

Penumpang KRL Makin Nyaman Tak Perlu Jalan Jauh! PT KAI Rencanakan Travelator Hubungkan Stasiun Karet dan BNI City

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.