Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu: 8.000 Orang Keturunan Indonesia Teridentifikasi di Filipina

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 21:58 WIB | Oleh:
Menlu: 8.000 Orang Keturunan Indonesia Teridentifikasi di Filipina Doc:  RRI/Retno Mandasari
Ket. Menlu Sugiono (kanan) dan Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro

JAKARTA - Indonesia dan Filipina memperkuat kerja sama kekonsuleran yaitu terkait warga keturunan yang ada di kedua negara. Indonesia sendiri telah melakukan proses registrasi dan identifikasi warga keturunan di Filipina.

Dari proses itu didapati sekitar 8.000 orang teridentifikasi sebagai warga keturunan Indonesia. Kata Menlu Sugiono usai menggelar pertemuan ke-8 Joint Commision for Bilateral Cooperation (JCBC) dengan Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro, Kamis (23/4) lalu di Jakarta.

“Kemudian kita juga tadi berbicara mengenai apa yang kita sebut dengan person of Indonesian descent or person of Filipino descent, yang ada di kedua belah negara. Jadi kita berhasil melakukan proses registrasi dan identifikasi, kalau saya tidak salah jumlahnya ada sekitar 8.000 yang Indonesia descent,” ujar dia.

Menlu menyebut, dari jumlah itu sekitar kurang dari 10 persen di antaranya merupakan jumlah orang keturunan Filipina di Sulawesi Utara. “Ada kurang lebih 10 persen dari itu, ada sekitar 800-an yang Filipino descent,” ucap dia.

Sementara, setelah proses registrasi dan identifikasi rampung, maka kedua negara memastikan akan memberikan berbagai hak untuk warga keturunan. “Yang kemudian nanti kita akan berikan hak-haknya sesuai dengan kewarganegaraan masing-masing,” kata Menlu Sugiono.

Menlu Sugiono menyatakan, Filipina yang merupakan salah satu negara tetangga Indonesia sehingga tidak heran jika terjadi “pertukaran” manusia secara tradisional sejak lama. Namun, di sisi lain para warga keturunan memerlukan kejelasan terkait status kewarganegaraan mereka.

“Di mana mereka juga memerlukan suatu kejelasan mereka itu warga negara mana. Karena kita ketahui bersama etnis yang ada antara suku-suku kita, khususnya di Sulawesi utara dan di Filipina banyak yang secara hubungan adalah keluarga,” kata Menlu RI.

Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro menekankan isu tersebut menjadi salah satu bukti kedekatan hubungan antarmasyarakat kedua negara. Ia mengungkapkan, Filipina tengah mendorong pendataan warga keturunan Filipina di Sulawesi Utara agar dapat memperoleh akses layanan sosial secara lebih cepat dan menyeluruh.

“Kami berharap program ini memungkinkan mereka untuk didokumentasikan. Dan, mengakses layanan sosial secara komprehensif,” kata Lazaro.

Selain, Filipina juga menyoroti keberhasilan program pendataan warga keturunan Indonesia di Filipina yang telah memberikan kepastian status kewarganegaraan bagi ribuan orang. Menurut Lazaro, keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi erat antara pemerintah Filipina dan otoritas Indonesia.

Ke depan, kedua negara berkomitmen memperluas implementasi Rencana Aksi bilateral guna memperkuat kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. Termasuk, dalam penanganan isu-isu konsuler.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan perlindungan hak dan peningkatan kesejahteraan warga keturunan di kedua negara, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Filipina. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.