Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cerita Jamaah Haji Muda Asal Bali yang Sudah Didaftarkan Sejak Masih SD

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 07:49 WIB | Oleh:
Cerita Jamaah Haji Muda Asal Bali yang Sudah Didaftarkan Sejak Masih SD Doc: ANTARA
Ket. Kanwil Kemenhaj Bali dan Pemprov Bali lepas jemaah haji dengan perwakilan jemaah termuda dan tertua, Denpasar, Sabtu 25/4/2026.

DENPASAR - Salah satu jamaah calon haji muda asal Bali mengaku kaget karena saat SD dulu ternyata ia didaftarkan haji untuk menggantikan ayahnya.

“Saat itu tidak tahu, kan karena masih kecil diajak begitu saja ke kantor mana itu untuk foto, buat foto segala macam diurus ibu, jadi awal-awal tahu ini kaget,” kata jamaah calon haji 2026 Dhani Aditya Saputra di Denpasar, Sabtu.

Dhani sendiri saat ini berusia 17 tahun, ia merupakan jemaah haji termuda kedua asal Bali yang saat pelepasan oleh Pemprov Bali dan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bali maju sebagai perwakilan karena jemaah termuda berhalangan hadir.

Dhani bercerita ia tak tahu saat usia 12 tahun ibunya mendaftarkan dia selaku anak laki-laki pertama untuk berangkat haji menggantikan ayahnya yang belum siap berangkat.

Hingga akhirnya lima tahun kemudian Kemenhaj Bali mengumumkan namanya dan sang ibu masuk dalam kuota haji Bali yang sebanyak 698 orang.

Karena usianya yang masih muda, remaja kelahiran Kabupaten Badung itu mengaku khawatir dengan pengalaman pertama menginjakkan kaki ke tanah suci ini.

“Dengar-dengar haji itu tidak sebentar seperti umrah itu dua minggu, kalau haji kan sampai 40 hari, kaget lama juga di sana, nanti bagaimana dengan kondisi tubuh, lalu cuaca di sana seperti apa kan saya tidak tahu, saya belum pernah umrah tapi langsung haji makanya kaget sedangkan orang-orang yang sudah umrah mungkin sudah tahu, waduh gimana nanti,” ujarnya.

Meski demikian, Dhani Aditya memastikan dirinya siap dengan sejumlah persiapan mental, fisik, dan pengetahuan.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Untuk fisik juga harus dijaga benar-benar, pola makan, kesehatan, kehidupan sehari-hari, olahraga itu penting nanti untuk selama di sana, makanya sudah dipersiapkan dari beberapa bulan lalu,” ucapnya.

Ia menyampaikan keteguhan tekad untuk ibadah di Mekkah ini juga demi sang ibu, ia memastikan meskipun ayahnya tidak dapat bergabung ia akan menjaga ibunya sepanjang perjalanan haji.

Apalagi selama ini ia tergolong anak yang dekat dengan ibunya, sehari-hari selain bersekolah ia juga aktif membantu ibu dan ayahnya bekerja.

“Untuk mama, sehat-sehat di sana, kita akan beribadah bersama, jaga kondisi fisik, panjang umur pokoknya buat mama,” kata dia dengan berkaca-kaca.

Selama beribadah nanti, siswa kelas 3 SMA ini mengaku tak ada persoalan terkait pendidikannya, sebab sang ibu merupakan guru di SMA Muhammadiyah 1 Denpasar tempatnya bersekolah sehingga sudah memproses izinnya.

Dhani Aditya juga mendapat banyak dukungan dari teman-teman di sekolah hingga orang tua siswa yang juga berharap dapat menunaikan ibadah haji juga suatu saat nanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Rancangan Umum Sementara Pr...

Ekspor Jakarta Tumbuh 4 Persen Lebih

30 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Ekspor Jakarta Tumbuh  4 Pe...
Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.