Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiba di Tanah Air, Belasan Jemaah Haji Kloter 17 Banjarmasin Langsung Dapat Penanganan Khusus!

📅 Senin, 29 Jun 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Tiba di Tanah Air, Belasan Jemaah Haji Kloter 17 Banjarmasin Langsung Dapat Penanganan Khusus! Doc: ANTARA/HO-PPIH Debarkasi Banjarmasin
Ket. PPIH Debarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah saat gelar penyambutan kedatangan jamaah haji Kloter 17 di Asrama Haji di Kota Banjarbaru, Minggu (28/6).

BANJARMASIN - Sebanyak 359 jemaah haji Kloter 17 Debarkasi Banjarmasin asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tiba kembali di Tanah Air melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Minggu (28/6).

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin H Eddy Khairani di asrama haji di Kota Banjarbaru, Minggu, menyampaikan, jamaah haji Kloter 17 tiba di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin hari ini sekitar pukul 15.00 Wita.

Menurut dia, haji Kloter 17 berjumlah 359 orang yang berasal dari Kabupaten Barito Kuala sebanyak 292 orang, Kota Banjarmasin 52 orang, Kotabaru empat orang, Tabalong dan HSU masing-masing dua orang, serta satu orang dari Tanah Bumbu.

"Ditambah enam orang petugas haji," ujar Eddy.

Dikatakan dia, ada sebanyak 12 haji Kloter 17 yang harus dibantu kursi roda, namun kondisi kesehatan mereka cukup baik.

Kepulangan jamaah haji Kloter 17 melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi. Setelah tiba di tanah air mereka mengikuti acara penyambutan di asrama haji dan dijamu makan.

Setelah itu jamaah haji dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan transportasi yang sudah disiapkan pemerintah kabupaten/kota.

Dengan kedatangan Kloter 17, jumlah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke tanah air sebanyak 6.089 orang.

Tahun ini Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan sebanyak 19 Kloter, yakni 14 kloter dari Kalsel dan lima Kloter dari Kalteng, dengan total jamaah calon haji sebanyak 6.804 orang.

"Masih ada dua kloter di Tanah Suci," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.