Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bobibos Masih Dipertanyakan, ESDM Minta Produsen Lakukan Uji Laboratorium di Lemigas

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bobibos Masih Dipertanyakan, ESDM Minta Produsen Lakukan Uji Laboratorium di Lemigas Doc: ESDM
Ket. Bobibos.

JAKARTA - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mematangkan pembahasan uji laboratorium bersama produsen bahan bakar Bobibos, PT Inti Sinergi Formula.

“Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas," ujar Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad melalui keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/4).

Noor meminta pihak Bobibos untuk segera melakukan pengujian yang diperlukan guna menentukan posisi produk ini, apakah masuk dalam kategori BBN (bahan bakar nabati) atau BBM (bahan bakar minyak).

"Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel," ujar Noor.

Secara terpisah, Founder Bobibos M Iklas Thamrin mengatakan, proses pengujian akan dilakukan secara komprehensif dan berjenjang. Untuk tahap awal, dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Iklas menjelaskan, uji laboratorium Lemigas akan pengujian menentukan karakter bahan bakar, sebelum masuk ke tahap pengujian lanjutan.

"Dalam tahap awal, pengujian akan mencakup berbagai aspek penting, seperti sifat fisika dan kimia, stabilitas, kompatibilitas dengan mesin, kemudahan mengalir, kualitas penyalaan, hingga tingkat korosivitas," kata Iklas.

Selain itu, pengujian juga mencakup performa bahan bakar, termasuk uji emisi gas buang, daya tahan mesin, pembentukan deposit hasil pembakaran, serta penilaian komponen mesin.

Dalam proses awal, Lemigas akan melakukan pengambilan sampel Bobibos dari tanki penyimpanan pada beberapa titik, menggunakan wadah khusus yang telah tersertifikasi, disertai pelabelan dan berita acara pemeriksaan.

"Dari sini nanti ditentukan bahwa Bobibos masuk kategori bahan bakar yang mana, eksisting atau jenis baru, maka akan ditentukan parameternya," kata dia.

Setelah lolos uji laboratorium dan test bench, bahan bakar akan masuk ke tahap uji jalan atau road test. Tahap ini dilakukan untuk mensimulasikan kondisi riil penggunaan kendaraan, termasuk aspek perjalanan dan perawatan kendaraan, sekaligus menjadi bagian dari uji komersialisasi dan sosialisasi produk.

Hasil dari seluruh rangkaian pengujian tersebut nantinya akan menjadi dasar diseminasi riset, hilirisasi produk, serta rekomendasi teknis bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan energi.

Pada pertemuan sebelumnya tanggal 14 April 2026, Ditjen Migas telah menyambut baik inovasi Bobibos di tengah tekanan krisis energi global.

Tahapan pengujian awal yang dilakukan oleh Lemigas dimulai dari pengambilan sampel sesuai standar internasional ASTM D4057 pada tangki penyimpanan (storage tank).

PT Inti Sinergi Formula dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Lemigas mengenai kebutuhan yang diperlukan untuk seluruh proses rangkaian pengujian sesuai dengan ketentuan. Sebelumnya pihak Bobibos sempat melakukan identifikasi internal, namun ditemukan bahwa spesifikasi produk Bobibos belum memenuhi beberapa parameter standar BBN maupun BBM yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Devisa Terkuras untuk Stabi...
Luar Negeri
Konflik Timteng Picu Inflas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.