Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pariwisata Bali Lesu, Konstruksi Ikut Tertahan, Kok Bisa?

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain itu, imbuh dia, ketidakpastian ekonomi global turut menahan kinerja usaha seiring dengan adanya peperangan di wilayah Timur Tengah yang masih terus bergulir sehingga berpengaruh terhadap perubahan jadwal penerbangan.

Meski sektor pariwisata dan konstruksi terdampak, namun sektor usaha jasa keuangan masih mendukung pertumbuhan positif di Bali dengan peningkatan saldo bersih tertimbang dari 0,27 persen pada triwulan IV-2025 menjadi 3,22 persen pada triwulan I-2026.

Menurut Erwin, peningkatan itu didorong hari besar keagamaan Nyepi dan Idul Fitri pada Maret 2026.

Adapun survei dunia usaha diadakan setiap triwulan sekali yang menyediakan informasi tentang ekspektasi pelaku usaha terhadap perkiraan inflasi.

Survei diikuti sebanyak 130 pelaku usaha yang tersebar di seluruh Bali dan mewakili 17 kategori lapangan usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Harga Pangan: Harga Komodit...
Nasional
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Pi...
Ekonomi
AISMOLI: Kenaikan Harga BBM...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.