KA Pandalungan 2 Diharapkan Geliatkan Sektor Pariwisata Jember
📅 Kamis, 18 Jun 2026, 19:24 WIB | Oleh: OpikJEMBER, JAWA TIMUR - Pengoperasian KA Pandalungan 2 relasi Stasiun Jember–Gambir Jakarta pulang pergi (PP) yang beroperasi perdana pada 18 Juni 2026 dengan keberangkatan dari Stasiun Jember diharapkan dapat mendongkrak sektor ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
"Langkah strategis itu diambil sebagai jawaban atas terus meningkatnya kebutuhan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas macet dari wilayah Tapal Kuda menuju Jakarta," kata Vice President Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Hengky Prasetyo saat meresmikan perjalanan perdana KA Pandalungan 2 di Stasiun Jember.
Kinerja KA Pandalungan yang telah beroperasi sebelumnya menunjukkan tren yang sangat positif karena sepanjang tahun 2025 tercatat telah melayani 409.200 penumpang dan tren kenaikan itu berlanjut pada periode Januari - Mei 2026 yang melayani 173.977 penumpang atau naik 5,31 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 yang tercatat sebanyak 165.197 penumpang.
"Data itu membuktikan bahwa kebutuhan perjalanan pada lintas Jember–Jakarta terus terjaga dan tumbuh pesat, sehingga KA Pandalungan 2 hadir untuk menambah kapasitas layanan serta memperluas pilihan jam keberangkatan bagi para penumpang," tuturnya.
Jumlah penumpang yang berangkat pada perjalanan perdana 18 Juni 2026 tercatat sebanyak 634 orang dengan total okupansi yang sangat tinggi mencapai 160 persen dan tiket KA Pandalungan 2 dibanderol dengan harga Rp750 ribu.
Sebaiknya Anda baca juga:
KA Pandalungan 2 dari Stasiun Jember menuju Gambir berangkat pukul 09.05 WIB dan dijadwalkan tiba pada pukul 22.03 WIB, sedangkan dari Stasiun Gambir menuju Jember diberangkatkan pukul 09.25 WIB dan dijadwalkan tiba pada pukul 23.20 WIB.
"Kehadiran penumpang KA Pandalungan 2 di berbagai kota pemberhentian diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar stasiun, mulai dari sektor akomodasi, kuliner, transportasi lanjutan, pelaku UMKM, pusat pendidikan, hingga sektor perdagangan," katanya.
Kemudahan aksesibilitas itu juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak sektor pariwisata di sepanjang lintasan, sehingga wisatawan dapat dengan mudah mengeksplorasi ragam potensi daerah, mulai dari keindahan alam, kekayaan kuliner, hingga nilai sejarah dan budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemkab Jember, Harry Agustriono mengatakan kemudahan konektivitas itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
"Transportasi kereta api saat ini terus berbenah dan berhasil membuktikan diri sebagai salah satu moda transportasi prioritas yang menawarkan kenyamanan serta efisiensi tinggi bagi penumpangnya," katanya.
Ia mengatakan Kabupaten Jember dinilai sangat membutuhkan integrasi transportasi seperti ini guna memperkuat jalinan konektivitas dengan wilayah-wilayah lain. Hubungan antar-kota yang semakin erat diyakini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah secara menyeluruh.
"Melalui keterbukaan akses yang lebih luas, berbagai sektor krusial di masyarakat mulai dari pariwisata, pendidikan, hingga sektor ekonomi utama diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan yang jauh lebih baik di masa depan," ujarnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!