Uji B50 di Kereta Api Dimulai, ESDM Pacu Energi Alternatif Nasional
📅 Selasa, 21 Apr 2026, 21:55 WIB | Oleh: Tim PenulisBANDUNG BARAT – Uji jalan B50 pada kereta api menandai langkah awal diversifikasi energi di sektor transportasi berbasis rel, dengan memanfaatkan campuran biodiesel 50 persen sebagai substitusi sebagian bahan bakar fosil.
Secara strategis, ini berpotensi menekan ketergantungan impor energi sekaligus mendukung agenda transisi energi yang lebih bersih.
Namun, implementasinya tidak sederhana. Tantangan utama terletak pada kompatibilitas mesin, efisiensi pembakaran, serta stabilitas pasokan bahan baku biodiesel.
Selain itu, diperlukan pengujian berkelanjutan untuk memastikan tidak ada penurunan performa maupun peningkatan biaya perawatan.
Jika berhasil, B50 tidak hanya menjadi solusi energi alternatif, tetapi juga membuka peluang penguatan rantai industri sawit berbasis nilai tambah domestik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera melakukan uji jalan biodiesel 50 atau B50 di sektor perkeretaapian pada pekan depan atau akhir April hingga awal Mei 2026.
“Yang sektor kereta (uji jalannya) minggu depan. Minggu depan kami jalankan menggunakan rute dari Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta) ke Stasiun Pasar Senen (Jakarta),” ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi ketika ditemui di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (21/4).
Kemudian, untuk lokomotif lainnya akan dilakukan uji jalan dari Stasiun Gambir Jakarta, menuju Stasiun Pasar Turi Surabaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Eniya menjelaskan sesungguhnya kick off uji jalan B50 telah dilakukan secara serentak di enam sektor pada 9 Desember 2025. Enam sektor tersebut meliputi otomotif, tambang, alat pertanian, kelautan, pembangkit dan kereta.
Akan tetapi, untuk sektor kereta api dilakukan penyesuaian uji jalan, sebab menunggu musim libur Lebaran 2026 berlalu.
“Uji kereta baru dimulai karena memang menunggu habis Lebaran. Jadi, kami menyesuaikan. Yang lain sudah kick off sejak 9 Desember, jadi sudah berlangsung. Nanti kami rekap hasilnya,” ucap Eniya.
Setelah melakukan uji jalan kepada sektor perkeretaapian, Eniya menyampaikan akan melakukan uji jalan di tempat dingin, seperti Bromo, Jawa Timur.
Eniya menyampaikan B50 masih dalam tahap uji jalan yang ditargetkan selesai pada Mei 2026 untuk sektor otomotif. Tahap uji jalan, tutur Eniya, telah berlangsung sejak 9 Desember 2025 terhadap 9 unit kendaraan.
Setelah dilakukan uji jalan, Kementerian ESDM akan melakukan pengecekan terhadap kondisi mesin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!