Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penertiban Pedagang di Tepi Jalan Pasar Pannampu

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penertiban Pedagang di Tepi Jalan Pasar Pannampu Doc: Antara
Ket. Tim penertiban Perumda Pasar Makassar melakukan penertiban para pedagang yang berjualan di tepi jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas di Makassar, Selasa (21/4/2026).

Makassar - Perumda Pasar Makassar, Sulawesi Selatan melakukan penertiban pedagang di tepi jalan Pasar Pannampu karena aktivitas jual beli di tempat itu mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Bagian Ketertiban Perumda Pasar Makassar Muh Jaenul di Makassar, Selasa, mengatakan pengawasan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya jumlah pedagang yang menempati badan jalan di depan pasar.

“Belakangan ini kami melihat ada kecenderungan pedagang kembali berjualan di tepi jalan. Hal ini tentu perlu ditertibkan agar tidak mengganggu ketertiban umum dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang agar bersedia menempati lapak yang telah disediakan di dalam area pasar.

Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar Rusli Patara menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan sejumlah pegawai untuk siaga di beberapa pasar guna melakukan pengawasan secara rutin.

“Memang kami tugaskan petugas untuk selalu standby di sejumlah titik pasar. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi pedagang yang menggunakan ruas jalan sebagai tempat berjualan,” katanya.

Menurutnya, langkah ini bagian dari tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar dalam rangka penataan pedagang kaki lima (PKL) agar lebih tertib dan terorganisasi.

“Kami terus mendorong para pedagang untuk masuk ke dalam pasar, menempati tempat yang telah disediakan. Dengan begitu, kondisi pasar akan lebih tertata, nyaman, dan tidak mengganggu pengguna jalan,” katanya.

Perumda Pasar Makassar berharap, dengan adanya pengawasan rutin ini, kesadaran pedagang semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tallo sebagai bagian dari penegak peraturan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.