Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepri Raih Penghargaan Nasional, Dapat Insentif Rp3 Miliar untuk Penanganan Kemiskinan dan Stunting

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepri Raih Penghargaan Nasional, Dapat Insentif Rp3 Miliar untuk Penanganan Kemiskinan dan Stunting Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan insentif sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat setelah meraih predikat terbaik pertama kategori penanggulangan kemiskinan hingga stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

"Ini capaian yang tentunya berkat dukungan dari banyak pihak, baik internal Pemprov Kepri, instansi terkait, serta masyarakat secara umum," kata Wakil GubernurKepri Nyanyang Haris Pratamura di Tanjungpinang, Senin (27/4).

Nyanyang juga menekankan penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemprov Kepri untuk lebih bersemangat dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting.

Ia menyampaikan angka kemiskinan di Kepri per Maret 2025 tercatat sebesar 4,44 persen atau sekitar 117,28 ribu jiwa. Angka ini menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah keempat di Indonesia.

"Angka ini juga menunjukkan penurunan signifikan dari Maret 2024 yang mencapai 5,37 persen," ujarnya.

Sementara angka stunting di Kepri pada 2025 sebesar 15 persen atau juga merupakan provinsi terendah keempat nasional.

Wagub Kepri menegaskan berbagai program intervensi penanganan kemiskinan dan stunting terus digesa pemerintah daerah bersama pihak terkait.

"Untuk kemiskinan, mulai dari penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur dasar. Lalu, stunting dilakukan upaya intervensi gizi spesifik, program orang tua asuh hingga penyaluran bantuan pangan bergizi," ungkapnya.

Sementara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Palembang, Sabtu (25/4), untuk memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dengan kinerja terbaik.

Ada empat kategori yang diberi penghargaan, yakni penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, creative financing, dan pengendalian inflasi.

Penghargaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kinerja daerah melalui pemberian insentif fiskal dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.