Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OTT Bupati Nonaktif Gatut Sunu Jadi Momentum Pembenahan Tata Kelola di Tulungagung

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 12:15 WIB | Oleh:
OTT Bupati Nonaktif Gatut Sunu Jadi Momentum Pembenahan Tata Kelola di Tulungagung Doc: Antara Foto
Ket. Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo.

Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi momentum pembenahan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tulungagung, meskipun pada sisi lain memberikan efek trauma bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu.

"Sejak era reformasi, Kabupaten Tulungagung sudah beberapa kali mendapatkan cambukan dari KPK. Ini harus menjadi pembelajaran bagi kami," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin di Tulungagung, Jawa Timur, Senin.

Ia mengatakan, peristiwa yang terjadi pada 2026 tersebut bukan kali pertama dialami Tulungagung, sehingga harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

Menurut dia, dampak psikologis pasca-OTT membuat pejabat dan ASN cenderung lebih berhati-hati dalam menjalankan program.

Di satu sisi, katanya, hal itu positif untuk mencegah praktik korupsi, namun di sisi lain dikhawatirkan dapat menghambat inovasi pembangunan.

“Kehati-hatian itu baik, tetapi jangan sampai membuat program tidak berjalan optimal,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas pemerintahan, Pemkab Tulungagung berencana mengumpulkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk yang telah dimintai keterangan oleh KPK.

Langkah tersebut dilakukan guna menyatukan persepsi dan memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai rencana tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan klarifikasi internal terhadap sejumlah kepala OPD yang pernah dipanggil penyidik KPK sebagai bagian dari upaya penataan birokrasi.

Baharudin menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki sistem agar praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme tidak kembali terulang.

“Kami ingin memastikan pemerintahan berjalan normal, bersih, dan kejadian seperti ini menjadi yang terakhir,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Wisatawan Jangan Resah! Dis...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.