Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Sama Maritim dengan Inggris, Seskab Sebut Serap 600 Ribu Pekerja RI

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerja Sama Maritim dengan Inggris, Seskab Sebut Serap 600 Ribu Pekerja RI Doc: Antara
Ket. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan di London Stunsted Airpot, Kota London, Inggris, Rabu (21/1).

Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan kerja sama bidang maritim yang terjalin antara Inggris dan Indonesia dalam hal pembuatan kapal tangkap nelayan diperkirakan dapat menyerap hingga 600 ribu pekerja di Tanah Air.

Penguatan kerja sama maritim kedua negara itu menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Inggris, pada Selasa (20/1).

"Kerja sama (maritim) dalam pembangunan 1.582 kapal nelayan. Yang menariknya, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang," kata Seskab Teddy saat memberikan keterangan di Bandara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1).

Teddy menjelaskan bahwa menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral itu, Inggris menyepakati pembuatan kapal tangkap ikan untuk nelayan sebanyak 1.582 unit.

Dari komitmen tersebut, setidaknya menyerap 30 ribu orang untuk menjadi awak kapal, 400 ribu orang untuk memproduksi atau merakit kapal di dalam negeri, serta 170 ribu orang dari efek multiplier.

"Karena nanti (kapal) diproduksinya, dirakitnya di Indonesia. Jadi 30 ribu sendiri itu untuk awak kapalnya, kemudian 400 ribu untuk yang memproduksinya, kemudian nanti ada 170 ribu itu dari multiplier effect-nya," kata Teddy.

Adapun kerja sama maritim yang dimaksud adalah Maritime Partnership Programme (MPP), di mana kedua negara berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan maritim Indonesia seperti peningkatan kapasitas angkatan laut dan pengadaan lebih dari 1.000 armada perikanan guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Bagi Indonesia, kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi baru di industri galangan kapal, membantu revitalisasi komunitas nelayan, serta memperkuat pertahanan dan keamanan maritim nasional.

Presiden Prabowo, dalam pertemuan bilateral dengan PM Starmer, menyambut positif kerja sama maritim Indonesia–Inggris dan menilai kemitraan tersebut sebagai elemen penting dalam pengembangan ekonomi maritim Indonesia.

“Kami sangat puas dengan pelaksanaan kemitraan maritim ini. Saya rasa, ini akan menjadi bagian penting bagi perkembangan ekonomi maritim kami,” kata Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Erupsi Mencapai 700 Meter, ...

Gempa Jepang dan Gempa Kolombia

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Gempa Jepang dan Gempa Kolo...

Semifinal Toronto Open Ketemukan Dua Pemain Keras

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Semifinal Toronto Open Kete...

Pegawai Kemensos Main Judol? Skrining Mulai Diterapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pegawai Kemensos Main Judol...

Sekitar 50.000 Masjid Serentak Dibersihkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Sekitar 50.000 Masjid Seren...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.