Italia Terpaksa Lirik Batu Bara Akibat Ketidakpastian Pasokan Gas
📅 Senin, 20 Apr 2026, 21:22 WIB | Oleh: Deri HenriawanROMA - Pemerintah Italia mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) jika harga gas mencapai 70 euro (sekitar Rp1,4 juta) per megawatt jam (MWh), kata Menteri Lingkungan dan Keamanan Energi Gilberto Pichetto Fratin.
"Jika harga gas melebihi 70 euro per MWh, mungkin perlu untuk mengaktifkan kembali pembangkit listrik tenaga batu bara," kata Pichetto Fratin kepada wartawan di sela-sela pertemuan 'Holy Grail of Energy' di Milan, Senin (21/4).
Ia menjelaskan bahwa harga tersebut tergolong tinggi, mengingat saat ini harga masih berada di kisaran 40 euro (sekitar Rp800 ribu) per MWh.
"Kita berbicara tentang skenario darurat, bukan bisnis seperti biasa dan batu bara tetap menjadi solusi terakhir, tetapi kita harus siap jika diperlukan."
Italia saat ini memiliki empat pembangkit listrik tenaga batu bara dalam keadaan siaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah mengatakan bulan lalu mereka menunda penutupan permanen pembangkit listrik tenaga batu bara selama 13 tahun hingga 2038 setelah pecahnya perang Iran yang berdampak pada pasar energi global. Ant/ANSA-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!