Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Cegah Jatuh Korban, PMI DIY Distribusikan Air Bersih 149.000 Liter Ke Wilayah Kekeringan

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 17:42 WIB | Oleh:
Gerak Cepat Cegah Jatuh Korban, PMI DIY Distribusikan Air Bersih 149.000 Liter Ke Wilayah Kekeringan Doc: Antara foto/HO-PMI DIY
Ket. Palang Merah Indonesia (PMI) DIY mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan karena kemarau.

YOGYAKARTA - Gerak cepat cegah jatuh korban. Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) bersama PMI kabupaten se-provinsi ini mendistribusikan air bersih sebanyak 149.000 liter ke wilayah terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

"PMI DIY sudah mendistribusikan air bersih sejak 29 Mei sampai dengan Jumat (31/7) sebanyak 149.000 liter dan menjangkau 4.051 jiwa penerima manfaat," kata Ketua PMI DIY GBPH. H. Prabukusumo di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, ratusan ribu liter air tersebut didistribusikan dengan mengerahkan dua truk tangki yang menyasar empat kecamatan di Bantul, yakni Kecamatan Kasihan, Dlingo, Pajangan, Bantul, kemudian wilayah Gunungkidul yang meliputi Panggang dan Girikarto.

"DIY menjadi salah satu wilayah dari 10 provinsi program prioritas Operasi Kemanusiaan Bencana Kekeringan Akibat El Nino Tahun 2026 PMI Pusat, melalui Disaster Response Emergency Fund (DREF) – International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC)," katanya.

Untuk itu, kata dia, PMI DIY bersama dengan PMI kabupaten/kota se-DIY menyiagakan enam truk tangki air untuk merespons dampak kekeringan dalam operasi kemanusiaan antisipasi bencana kekeringan akibat El Nino melalui Siaga Tirto Aji.

"PMI DIY berkomitmen menjadi bagian solusi dalam merespons dampak kekeringan dan berharap program ini akan menjangkau lebih banyak wilayah dan masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Beberapa wilayah di DIY yang mendapatkan dukungan meliputi Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul untuk kegiatan distribusi air bersih dan edukasi penggunaan air secara bijaksana dan promosi kesehatan kesehatan.

"Kata kuncinya adalah kolaborasi dari berbagai sektor baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kami membuka donasi untuk masyarakat yang akan menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata Prabukusumo.

Menurut dia, setiap orang memiliki peran penting dalam melindungi diri dan sesama dengan bijak dalam menggunakan air, menjaga kesehatan dengan komitmen aksi cerdas dalam keseharian seperti menggunakan air secukupnya, wadah bersih bertutup untuk menyimpan air, cuci wadah secara rutin.

Selain itu, masyarakat agar selalu menutup rapat semua wadah air sehingga tetap bersih dan terhindar dari kotoran debu serta nyamuk, menggunakan air bekas dengan bijak untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman.

"Masyarakat harus menjaga kesehatan dengan selalu cuci tangan memakai sabun sebelum makan, setelah ke toilet atau beraktivitas, mengonsumsi air minum yang direbus, jauhkan air dari sampah, tidak membuang sampah limbah atau bahan kimia ke sumber air seperti sungai, selokan, dan sumur," katanya.

Ia mendorong PMI terus meningkatkan pelayanan, melakukan harmonisasi langkah dengan pemerintah, para mitra, termasuk masyarakat dalam melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan sebagaimana dalam UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

"Dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip dasar gerakan dalam pelayanannya yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan," kata Prabukusumo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.