Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meat & Livestock Australia Hadirkan Aussie Beef Fair di Jakarta, Promosikan Daging Sapi Premium New South Wales

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 16:02 WIB | Oleh:
Meat & Livestock Australia Hadirkan Aussie Beef Fair di Jakarta, Promosikan Daging Sapi Premium New South Wales Doc: Meat & Livestock Australia
Ket. Aussie Beef Fair di Ranch Market Jakarta, hasil kerja sama Meat & Livestock Australia bersama mitra ini memperkenalkan daging sapi premium asal New South Wales kepada konsumen Indonesia.

JAKARTA — Meat & Livestock Australia (MLA) menggandeng pemerintah negara bagian New South Wales (NSW), serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan program promosi kuliner bertajuk Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales di Jakarta.

Program ini resmi dimulai pada 16 April 2026 di gerai Ranch Market, Lotte Shopping Avenue, dan akan berlangsung hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market di Jakarta. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkenalkan kualitas daging sapi premium asal Australia sekaligus mengedukasi konsumen mengenai proses produksi dan asal-usul produk tersebut.

Chief Representative MLA Indonesia, Christian Haryanto, mengatakan bahwa program ini tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga cerita di balik kualitas daging sapi Australia.

“Melalui Aussie Beef Fair, kami ingin membawa konsumen lebih dekat dengan cerita di balik daging sapi premium Australia, mulai dari proses produksi hingga standar kualitas yang diterapkan di New South Wales,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Jumat (18/4).

Dalam program ini, MLA menyoroti dua merek utama, yakni Manning Valley Naturally dan Mulwarra. Manning Valley Naturally dikenal sebagai salah satu produk daging sapi grass-fed unggulan Australia yang telah meraih lebih dari 30 penghargaan nasional. Sapi-sapi tersebut dibesarkan secara alami di padang rumput tanpa penggunaan antibiotik, hormon tambahan, maupun pakan biji-bijian.

Sementara itu, Mulwarra menghadirkan daging sapi Black Angus premium dengan pilihan grass-fed dan grain-fed. Produk grain-fed diproses dengan pemberian pakan berbasis biji-bijian selama 100 hingga 120 hari untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan marbling yang optimal. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan standar kesejahteraan hewan yang ketat.

Chief Marketing & Merchandising Officer Ranch Market, Elsa Dian Trifani, menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi bagi konsumen.

“Aussie Beef Fair menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan daging sapi premium Australia yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan pengalaman kuliner yang berbeda bagi pelanggan,” ujarnya.

Selain menghadirkan produk, rangkaian acara ini juga dilengkapi dengan aktivitas interaktif, seperti demonstrasi memasak yang dipandu oleh Fernando Sindu. Chef Fernando akan mengolah daging sapi Australia menjadi berbagai hidangan, seperti sate klopo dan striploin dengan saus romesco, untuk menunjukkan fleksibilitas penggunaan bahan tersebut dalam berbagai masakan.

Demo memasak juga akan digelar secara rutin setiap akhir pekan di Ranch Market Lotte Shopping Avenue. Selain itu, konsumen dapat mengikuti sesi product sampling di sejumlah gerai terpilih, seperti Pondok Indah, Pesanggrahan, dan Kemang.

Perwakilan Investment NSW, Yonathan Wijaya, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan perdagangan antara Australia dan Indonesia.

“Inisiatif ini tidak hanya memperkenalkan produk berkualitas dari New South Wales, tetapi juga membuka peluang bagi konsumen Indonesia untuk mengenal lebih dekat potensi wilayah kami,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kampanye, penyelenggara juga menghadirkan program promosi Top Spender Giveaway. Konsumen dengan pembelian tertinggi untuk produk-produk NSW berkesempatan memenangkan dua tiket pulang-pergi ke Sydney, Australia, yang didukung oleh Qantas Airways. Pemenang akan diumumkan pada 1 Juni 2026.

Produk yang terlibat dalam program ini tidak hanya daging sapi, tetapi juga berbagai produk makanan dan kesehatan asal Australia, seperti Sanitarium, Arnott’s, Blackmores, Australia’s Own, Bega, dan Brookfarm.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.