Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendapatan Minim, Jakarta Salahkan Banyaknya Libur Panjang

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 12:51 WIB | Oleh:
Pendapatan Minim, Jakarta Salahkan Banyaknya Libur Panjang Doc: ist
Ket. berlibur

JAKARTA – Di satu sisi libur panjang menyenangkan karena banyak tempat rekreasi ramai. Tapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat berkurangnya jumlah hari kerja pada Maret 2026 mempengaruhi penerimaan pajak Jakarta pada periode tersebut, sehingga realisasinya terkontraksi sebesar 17,31 persen secara tahunan.

"Di bulan Maret, ada kontraksi 17,31 persen, karena adanya libur selama kurang lebih dua minggu. Ini sangat berpengaruh, terutama untuk pajak kendaraan bermotor," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Lusiana Herawati di Jakarta, Jumat.

Meski begitu, penerimaan pajak pada Januari dan Februari 2026 tercatat mengalami pertumbuhan. Pada Januari, kinerja penerimaan pajak tumbuh sekitar 5,35 persen dibandingkan tahun lalu, sementara pada Februari tumbuh 1,53 persen secara tahunan.

Selain itu, kinerja penerimaan pajak pada triwulan I-2026 tercatat mencapai Rp7,41 triliun atau 101,09 persen dari target, yakni sebesar Rp7,33 triliun.

"Harapannya, bisa kami (realisasi penerimaan) dan sudah terlihat di awal triwulan II. Kami sudah mulai meraih ketinggalan-ketinggalan kemarin, sudah bisa kami realisasikan," ujar Lusi.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan terkait belanja perpajakan (tax expenditure) yang diberikan kepada masyarakat pada periode Januari-Maret 2026, yakni sebesar Rp864 miliar.

Belanja perpajakan itu merupakan kebijakan fiskal dari pemerintah untuk meringankan beban pajak serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

"Di tengah gejolak seperti ini, DKI tetap memberikan insentif kepada wajib pajak sehingga tax expenditure diberikan kepada wajib pajak untuk menambah geliat ekonomi di DKI Jakarta," tutur Lusi.

Dia pun mengemukakan terkait realisasi penerimaan retribusi daerah pada triwulan 1-2026, yang mencapai Rp234 miliar atau 10,57 persen dari target, yang juga mengalami kenaikan sebesar 3,30 persen dibandingkan 2025.

"Retribusi jasa usaha memberikan kontribusi terbesar, yaitu menyumbang Rp107,5 miliar atau 45,33 persen dari total retribusi. Ini mencerminkan optimalisasi aset dan layanan usaha di Pemprov DKI naik," tambah Lusi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.