Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Dorong Kevin Warsh Segera Pimpin The Fed di Tengah Tekanan Politik

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Dorong Kevin Warsh Segera Pimpin The Fed di Tengah Tekanan Politik Doc: AFP/Oliver Contreras
Ket. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent.

WASHINGTON DC – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyatakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump menginginkan Kevin Warsh segera dilantik sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed), seiring masa jabatan pimpinan saat ini yang akan segera berakhir.

Dilansir dari AFP, Warsh, mantan pejabat The Fed, merupakan kandidat pilihan Trump untuk menggantikan Jerome Powell, yang masa jabatannya berakhir pada Mei mendatang.

“Kami menginginkan Kevin Warsh menjabat secepat mungkin,” kata Bessent kepada wartawan di sela acara Institute of International Finance di Washington, Selasa (14/4).

Namun, proses konfirmasi Warsh di Senat menghadapi tantangan. Sejumlah anggota parlemen menilai langkah Trump berpotensi mencampuri independensi bank sentral. Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, menyebut sidang konfirmasi diperkirakan digelar pekan depan, dengan pemungutan suara menyusul setelahnya.

Di sisi lain, The Fed dan Powell tengah menghadapi penyelidikan Departemen Kehakiman terkait biaya renovasi kantor pusat di Washington. Isu ini memicu kritik soal potensi tekanan politik terhadap lembaga tersebut.

Senator Partai Republik Thom Tillis, anggota Komite Perbankan, bahkan menyatakan akan menghambat pengesahan Warsh hingga persoalan hukum tersebut diselesaikan.

“Saya rasa kita akan membiarkan ini berjalan apa adanya. Ada kesepakatan untuk mengadakan sidang,” ujar Bessent.

Ia menambahkan bahwa dirinya yakin proses tersebut akan tetap berjalan dan menyebut Tillis sebagai “orang yang masuk akal”.

Ketika ditanya terkait kemungkinan intervensi terhadap penyelidikan Departemen Kehakiman, Bessent menegaskan, “Saya tidak mengendalikan penyelidikan Departemen Kehakiman.” Namun, ia tetap optimistis bahwa Warsh akan menjabat sebagai Ketua The Fed.

Sebelumnya, seorang hakim federal membatalkan surat panggilan terhadap The Fed dalam kasus tersebut, dengan menyatakan terdapat “segudang bukti” bahwa penyelidikan itu berpotensi menjadi alat tekanan.

Dorongan Presiden Donald Trump agar Kevin Warsh segera memimpin Federal Reserve mencerminkan upaya pemerintah mempercepat arah kebijakan moneter di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global. Langkah ini dinilai strategis, mengingat meningkatnya inflasi serta gejolak pasar energi yang menuntut respons kebijakan yang lebih cepat dan terarah.

Namun, dorongan tersebut juga memicu kekhawatiran terkait independensi bank sentral, terutama di tengah proses konfirmasi di Senat yang tidak mudah. Perdebatan ini menunjukkan bahwa pergantian kepemimpinan The Fed bukan sekadar isu ekonomi, tetapi juga sarat kepentingan politik yang dapat memengaruhi arah kebijakan keuangan Amerika Serikat ke depan.

Harus Dipangkas

Terkait arah suku bunga di tengah konflik Timur Tengah, Bessent menyatakan The Fed memiliki ruang untuk menunggu sebelum mengambil keputusan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PBB Peringatkan Dampak Luas Krisis Energi Kuba

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.