Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Dorong Petani Adaptif, Cuaca Ekstrem Tak Bisa Diabaikan

6 Kamis, 16 Apr 2026, 19:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Dorong Petani Adaptif, Cuaca Ekstrem Tak Bisa Diabaikan Pemkab Bekasi Dorong Petani Adaptif, Cuaca Ekstrem Tak Bisa Diabaikan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Aktivitas petani di wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026).

BEKASI – Perubahan iklim yang semakin tidak menentu menjadikan cuaca ekstrem sebagai salah satu risiko utama dalam sektor pertanian.

Kondisi seperti hujan berlebih, kekeringan berkepanjangan, atau pergeseran musim tanam dapat mengganggu siklus produksi dan menurunkan hasil panen.

Dalam konteks ini, kemampuan petani untuk beradaptasi menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan.

Adaptasi tersebut mencakup penerapan teknologi pertanian yang lebih tahan terhadap perubahan iklim, seperti penggunaan varietas unggul tahan kekeringan atau genangan, sistem irigasi yang efisien, serta pola tanam yang lebih fleksibel.

Selain itu, pemanfaatan informasi cuaca berbasis data juga membantu petani dalam menentukan waktu tanam dan panen yang lebih akurat, sehingga risiko gagal panen dapat ditekan.

Namun, adaptasi tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan kebijakan dan kelembagaan yang kuat. Akses terhadap pembiayaan, pelatihan, serta infrastruktur pertanian menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penyesuaian ini.

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi kunci agar sektor pertanian tetap tangguh menghadapi tekanan cuaca ekstrem dan perubahan iklim jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meminta para petani beradaptasi dengan potensi cuaca ekstrem melalui penyesuaian pola tanam hingga jenis tanaman yang tepat menurut kondisi iklim saat ini.

"Upaya ini kita harapkan mampu menjaga stabilitas pangan daerah di tengah ancaman perubahan iklim ekstrem," kata Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Benny Yulianto Iskandar di Cikarang, Kamis (16/4).

Cuaca tak menentu melanda Kabupaten Bekasi sejak sepekan terakhir. Cuaca panas berlebih terjadi pada siang hari mencapai suhu 33 derajat Celcius namun disusul hujan di sore harinya sehingga turut berdampak terhadap kondisi tanaman pangan.

Benny mengungkapkan perubahan cuaca ekstrem tersebut membutuhkan adaptasi agar produksi hasil pertanian mereka dapat terus terjaga.

Selain itu, pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan alternatif juga perlu dilakukan.

"Tanaman seperti singkong, ubi, jagung dan sukun dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu," katanya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengonsumsi pangan. Salah satunya dengan mengurangi pemborosan melalui gerakan 'Stop Boros Pangan'.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi mencatat sejumlah komoditas terpantau dalam kategori waspada di antaranya beras, jagung, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, sayur-mayur dan kedelai.

Komoditas beras menjadi salah satu yang perlu diwaspadai. Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kabupaten Bekasi saat ini seberat 150 ton atau dinilai belum ideal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Nasional
Ketua Umum PWI Kunjungi Kap...
Megapolitan
Distribusi Bantuan Air Bers...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.