Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sebut AS “Pencapaian Puncak” Sejarah Manusia di Perayaan HUT ke-250

📅 Senin, 06 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Trump Sebut AS “Pencapaian Puncak” Sejarah Manusia di Perayaan HUT ke-250 Doc: AFP/Alex WROBLEWSKI
Ket. Presiden AS Donald Trump berbicara selama perayaan Hari Kemerdekaan “Salute to America” di National Mall di Washington, DC, Sabtu 4 Juli 2026. Negara ini memperingati ulang tahun ke-250 Deklarasi Kemerdekaan AS.

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji negaranya sebagai "pencapaian puncak dalam sejarah umat manusia" saat menyampaikan pidato pada perayaan Hari Kemerdekaan sekaligus ulang tahun ke-250 AS, Sabtu (4/7). Di saat yang sama, ia kembali melontarkan kritik keras terhadap lawan-lawan politiknya yang disebut sebagai kelompok komunis.

Pidato Trump sempat tertunda selama beberapa jam setelah badai petir memaksa evakuasi sementara puluhan ribu warga yang memadati kawasan National Mall, Washington DC.

Dalam pidatonya, Trump menyatakan bahwa AS berada dalam kondisi yang "lebih bangga dari sebelumnya" di bawah kepemimpinannya.

"Selama dua setengah abad, republik Amerika kita telah berdiri sebagai pencapaian puncak dalam sejarah umat manusia," ujar Trump di hadapan puluhan ribu peserta perayaan.

Meski sebelumnya menjanjikan rapat umum politik besar-besaran, Presiden dari Partai Republik berusia 80 tahun itu lebih banyak menyampaikan pidato bernuansa patriotik.

Trump juga memberikan penghormatan kepada para veteran Perang Dunia II, Perang Korea, dan Perang Vietnam. Namun, ia kemudian mengaitkan kedua perang terakhir sebagai bagian dari perjuangan melawan komunisme.

"Para pejuang kita tidak memerangi komunisme di medan perang di seluruh dunia hanya untuk kemudian ancaman itu muncul kembali di Amerika. Kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi," tegasnya.

Pernyataan tersebut mengulang pesan yang sebelumnya ia sampaikan saat berpidato di kawasan monumen ikonik Mount Rushmore pada Jumat (3/7).

Serang Lawan Politik

Trump kembali menyoroti perkembangan politik dalam negeri menjelang pemilu paruh waktu AS pada November mendatang, setelah kelompok progresif Partai Demokrat meraih sejumlah kemenangan dalam pemilihan pendahuluan.

"Ideologi itu seperti kanker, Anda harus membuangnya," katanya.

Selain isu domestik, Trump juga menyinggung kebijakan luar negeri pemerintahannya. Ia memuji operasi militer AS terhadap Iran dan Venezuela, seraya mengklaim Washington telah "menghancurkan" kekuatan militer Teheran.

Meski demikian, pidato Trump berlangsung relatif singkat dibandingkan biasanya, yakni sekitar 45 menit.

"Kami menyukai Trump dan pidatonya. Dia mengulas sejarah besar Amerika dan memberikan penghormatan kepada para veteran. Dia membuat kami bangga menjadi orang Amerika," ujar Richard Sullivan (70), warga Virginia yang hadir bersama istrinya, Nancy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
150 Penumpang Kapal Mogok S...
Nasional
RI Diminta Percepat Transfo...
Luar Negeri
OPEC+ Sepakat Naikkan Kuota...
Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.