Indonesia Harus Jaga Kepercayaan Investor
📅 Kamis, 16 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Kalau triwulan pertama saya juga berpikiran ini masih cukup optimistis. Karena sebagian besar kuartal pertama itu diawali dengan pertumbuhan ekonomi kita di triwulan IV tahun 2025 yang lebih tinggi dari ekspektasi yakni 5,39 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan momentum Ramadhan dan Lebaran turut mendorong peningkatan permintaan, baik dari sisi produsen maupun konsumsi masyarakat.
"Itu karena produsen melakukan belanja bahan baku lebih banyak untuk persiapan nanti akan dibeli oleh para pembeli di bulan Ramadhan dan Lebaran itu, sehingga semua indikator itu rata-rata naik," katanya.
Namun, tantangan mulai muncul pada pertengahan triwulan pertama akibat konflik global yang meningkatkan ketidakpastian ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau secara matematika dihitung kemungkinan besar memang investasi triwulan pertama itu sesuai target. Cuma tantangannya justru nanti di triwulan kedua dan seterusnya," ujarnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, optimistis realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai 497 triliun rupiah atau tumbuh sekitar 7 persen secara tahunan.
"Insya Allah target yang dicanangkan oleh pemerintah pada triwulan pertama ini bisa kami capai, yaitu sebesar Rp497 triliun," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!