Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Final Liga Champions, Perhatikan Bagian Paling Seksi

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Final Liga Champions, Perhatikan Bagian Paling Seksi Doc: Ist
Ket. Final champions

Sama-sama disanjung oleh pelatihnya masing-masing sebagai pemain yang membawa pengaruh besar kepada timnya, Declan Rice dan Vitinha akan menjadi pusat perhatian penonton dan pengamat sepak bola ketika Arsenal dan Paris Saint Germain berhadapan dalam final Liga Champions di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5).

Jika pelatih Arsenal Mikel Arteta menyebut Rice sebagai rekrutmen terpenting The Gunners yang membuktikan betapa seriusnya Arsenal mengubah diri menjadi terbaik di Liga Inggris, maka pelatih PSG Luis Enrique menyanjung Vitinha sebagai pemain istimewa di antara para pemain bagus yang dimilikinya.

Baik Rice maupun Vitinha adalah figur-figur sentral di balik sukses Arsenal dan Paris Saint Germain dalam dua musim terakhir.

Jika Vitinha mengantarkan PSG menjuarai Liga Champions tahun lalu, yang adalah pertama bagi klub Ligue 1 Prancis ini, maka Rice adalah figur menonjol di balik sukses besar Arsenal dalam mematahkan kutukan 22 tahun tak menjuarai Liga Premier.

Namun, masa kedua pemain dalam memberi dampak positif besar kepada timnya, tidaklah sama.

Kalau Vitinha mesti sabar menunggu untuk membawa dampak besar kepada PSG sampai superstar Neymar dan Lionel Messi hengkang dari PSG (ditambah Kylian Mbappe setahun kemudian), maka Rice langsung mengubah diri menjadi imbuhan vital bagi batalyon tempur Mikel Arteta yang merajai Liga Inggris musim ini.

Keduanya sama-sama berhasil memutar bandul peruntungan berayun ke arah tim mereka.

Walau sukses tim bukan semata karena andil mereka, keberadaan Rice di Arsenal dan Vitinha di PSG membuat apa yang sebelumnya sulit dicapai menjadi lebih mudah untuk direngkuh.

Jika Rice berandil besar dalam membawa Arsenal ke final Liga Champions pertama The Gunners sejak klub ini berdiri, maka Vitinha berperan besar dalam membawa PSG menjuarai Liga Champions pertamanya pada 2025.

Rice juga anggota skuad The Gunners yang membawa Arsenal mencapai semifinal Liga Champions kedua sepanjang masa klub ini pada 2025 ketika kalah dalam semifinal melawan PSG.

Begitu pula dengan Vitinha, yang dua kali berturut-turut membawa PSG mencapai final Liga Champions, setelah tahun lalu memimpin Les Parisiens mengalahkan Inter Milan dengan skor mengerikan 5-0.

Serba bisa

Posisi sentral mereka sebagai poros permainan Arsenal dan PSG telah memberikan warna tegas untuk corak dan gaya bermain tim mereka masing-masing, sehingga dominan tak saja di Prancis dan Inggris, tapi juga di Eropa.

Mereka menegaskan kembali peran vital gelandang bertahan dalam sepak bola modern, yang dituntut untuk tak saja bertanggung jawab melapis pertahanan, tapi juga menjadi kreator pertama kala timnya menyerang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Tantangan Berat dalam Pelayanan Publik

9 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Tantangan Berat dalam Pelay...
Luar Negeri
Trump Batalkan Siaran Langs...

Trump Sebut Harga Minyak Dunia Bakal Segera Murah

24 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Sebut Harga Minyak Du...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.