Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Makin Menakutkan! Italia Sebut 23 Kota Siaga Penuh Cuaca Panas Akhir Pekan Ini

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Makin Menakutkan! Italia Sebut 23 Kota Siaga Penuh Cuaca Panas Akhir Pekan Ini Doc: Antara foto
Ket. Seorang wanita melindungi wajahnya dari sengatan matahari di Italia, baru-baru ini.

ROMA - Kementerian Kesehatan Italia memprediksi 23 dari 27 kota besar di negara tersebut akan berada dalam status siaga penuh untuk bersiap mengalami tingkat bahaya tertinggi akibat gelombang panas pada Minggu (2/7).

Suhu udara diperkirakan terus meningkat seiring menguatnya gelombang panas keempat yang melanda Italia pada tahun ini.

Sebanyak 11 kota telah ditetapkan berstatus siaga penuh pada Jumat (31/7), yakni Bolzano, Campobasso, Civitavecchia, Firenze, Frosinone, Latina, Perugia, Rieti, Roma, Turin, dan Viterbo.

Pada hari ini, jumlah tersebut meningkat menjadi 19 kota dengan penambahan Bologna, Brescia, Cagliari, Milan, Napoli, Pescara, Venesia, dan Verona dalam daftar tersebut.

Sedangkan Catania, Genoa, Palermo, dan Trieste diproyeksikan menghadapi status siaga yang sama pada Minggu (2/7).

Status siaga penuh atau “Peringatan Tingkat 3” tersebut mengindikasikan keadaan darurat gelombang panas yang berkepanjangan dengan risiko tinggi terhadap kesehatan, bahkan bagi anak-anak muda yang berada dalam kondisi sehat sekalipun.

Gelombang panas tahun ini diduga telah menyebabkan sejumlah kasus kematian. Selain kebakaran hutan dan kekeringan, cuaca ekstrem tersebut juga menimbulkan masalah besar bagi dunia usaha, khususnya di sektor pertanian.

Musim panas yang terik ini bahkan telah memaksa para petani mempercepat masa panen anggur di kawasan Piemonte.

Sementara itu, kebakaran hutan kembali terjadi di daerah Gargano, Puglia, di mana kobaran api besar di dekat kota pesisir Peschici memaksa Pasukan Penjaga Pantai (Coast Guard) untuk mengevakuasi ratusan orang melalui jalur laut pada akhir pekan lalu.

Para ilmuwan menyatakan bahwa krisis iklim yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia akan memicu berbagai peristiwa cuaca ekstrem, seperti gelombang panas, kekeringan, badai dahsyat, dan banjir, lebih sering terjadi dan memperparah intensitasnya.

Meskipun terdapat banyak sumber gas rumah kaca yang memicu pemanasan global, faktor pendorong utamanya adalah penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak, gas, dan batu bara, yang penjualannya terus menghasilkan keuntungan besar bagi perusahaan-perusahaan energi raksasa dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Ini yang Dilakukan Uni Erop...
Nasional
Gawat! Krisis Air Semakin B...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
    Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.