Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Kota-kota Besar di Indonesia Berpotensi Hujan Ringan, Sedang, hingga Lebat pada Sabtu

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 07:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Kota-kota Besar di Indonesia Berpotensi Hujan Ringan, Sedang, hingga Lebat pada Sabtu Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Cuaca berawan di langit kawasan Jakarta Selatan.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Sabtu (01/8).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Afif Shalahuddin menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Selat Malaka, pesisir barat Sumatera Utara, pesisir barat Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan barat, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan salah satu kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni di wilayah Tanjung Selor.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Padang, Bengkulu, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Mamuju, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Merauke.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Jakarta, Yogyakarta, Banjarmasin, Palangkaraya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, dan Sorong.

Sebelumnya pada Kamis (30/7), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di seluruh Indonesia untuk merencanakan penggunaan air secara terukur, guna mengantisipasi lonjakan beban listrik selama fenomena El Nino.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers di Jakarta menyampaikan lonjakan konsumsi energi nasional kerap terjadi bersamaan dengan penurunan cadangan air waduk saat cuaca panas hingga kekeringan melanda.

"Informasi mengenai curah hujan sangat penting untuk menentukan rencana penggunaan air di PLTA-PLTA. Biasanya cuaca panas itu memicu lonjakan konsumsi energi, sehingga informasi iklim ini sangat digunakan untuk menentukan langkah-langkah antisipasinya," kata Ardhasena.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
Pemisahan Pemilu Momentum P...
Daerah
Komite Eksekutif Papua Kawa...
Luar Negeri
Negeri Samba Gelar Pemilu y...

Korsel: Korut Luncurkan Misil Berteknologi AI

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel: Korut Luncurkan Mis...

Kaum Migran Myanmar Kembali ke Tanah Air

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kaum Migran Myanmar Kembali...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.