Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anker Perlu Memperhatikan Perubahan Perjalanan Kereta karena Penutupan Peron Stasiun Bogor

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 05:55 WIB | Oleh:
Anker Perlu Memperhatikan Perubahan Perjalanan Kereta karena Penutupan Peron Stasiun Bogor Doc: ist
Ket. perjalanan kereta

JAKARTA -  Para Anker alias anak kereta dari Bogor perlu memperhatikan perubahan perjalanan kereta akibat perubahan di Stasiun Bogor. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan akan ada penyesuaian perjalanan KRL imbas penutupan peron jalur enam hingga delapan di Stasiun Bogor sekitar tiga bulan sebagai upaya pengembangan prasarana stasiun.

“Penyesuaian ini kami lakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan perjalanan kereta api, mengingat adanya keterbatasan jalur operasional selama pekerjaan berlangsung,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Rabu.

Pekerjaan pengembangan prasarana di Stasiun Bogor yang resmi dimulai hari ini meliputi perpanjangan jalur kereta api serta penyesuaian dan pengembangan peron guna meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan di salah satu stasiun dengan volume pengguna tertinggi di wilayah Jabodetabek.

Seiring dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, dilakukan penutupan sementara peron jalur enam hingga delapan serta penyesuaian pola operasi perjalanan KRL di Stasiun Bogor dan sekitarnya.

"Penutupan sementara peron jalur 6 sampai 8 dilakukan untuk memastikan seluruh proses pekerjaan, termasuk perpanjangan jalur dan penataan peron, dapat berjalan dengan aman dan optimal,” ujar Franoto.

Dia berharap, pengembangan ini akan memberikan dampak positif berupa peningkatan kapasitas layanan, kelancaran arus penumpang, serta kenyamanan yang lebih baik di Stasiun Bogor.

KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan standar keselamatan (safety) yang tinggi, baik untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api maupun keselamatan para pekerja di lapangan.

Setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai prosedur teknis, dilengkapi dengan pengawasan ketat, manajemen risiko, serta koordinasi intensif antarunit dan pihak terkait.

“Keselamatan merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan perpanjangan jalur dan pengembangan peron dilaksanakan dengan standar 
safety yang ketat agar tidak mengganggu keandalan operasional serta tetap menjamin keamanan pelanggan,” tambah Franoto.

Sebagai langkah mitigasi, KAI Daop 1 Jakarta juga melakukan optimalisasi jalur yang masih aktif serta menyampaikan informasi secara masif kepada pengguna jasa melalui berbagai kanal komunikasi, agar pelanggan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.