Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Salurkan Paket Bantuan Bagi 1.309 Korban Gempa Flores Timur

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 08:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos Salurkan Paket Bantuan Bagi 1.309 Korban Gempa Flores Timur Doc: Kemensos
Ket. Petugas menyiapkan bantuan logistik dari Kementerian Sosial untuk korban bencana alam bumi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA - Kementerian Sosial memastikan ribuan paket bantuan logistik dan kebutuhan pengungsian mulai disalurkan, Senin, bagi 1.309 korban gempa bumi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Masryani Mansyur di Jakarta, Senin (13/4) malam, melaporkan bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji 600 paket; makanan anak 400 paket; lauk pauk siap saji 500 paket; kasur dan selimut masing-masing 100 lembar; kidsware 104 paket; serta perlengkapan keluarga 100 paket.

Kebutuhan pakaian anak 94 paket, sandang dewasa 100 paket berikut perlengkapan pengungsian berupa tenda gulung 100 lembar dan dua tenda serbaguna.

"Kami langsung diinstruksikan Pak Menteri secepatnya menyalurkan bantuan Kemensos untuk penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Flores Timur," kata dia.

Ia mengatakan ratusan paket bantuan itu dikirim dari gudang logistik Sentra Efata Kupang untuk kemudian didistribusikan Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur.

Selain mengirimkan bantuan logistik, pihaknya telah mendirikan tenda darurat dan tenda keluarga yang tersebar di beberapa lokasi yang bebas dari potensi bahaya gempa atau longsor susulan

Petugas Kementerian Sosial di NTT juga dikerahkan bergabung dengan petugas gabungan daerah setempat untuk melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak gempa, tingkat kerusakan rumah, fasilitas umum/sosial, serta kondisi masyarakat secara menyeluruh.

Petugas medis juga dikerahkan untuk menangani korban luka ringan dan memantau kesehatan warga di lokasi pengungsian, hingga melakukan kegiatan pemulihan trauma, khususnya bagi anak-anak yang mengalami ketakutan akibat gempa dan gempa susulan.

"Tim gabungan terdiri dari dinas terkait, BPBD, TNI, Polri, masih aktif di lapangan untuk mendirikan tenda darurat, mendistribusikan logistik, dan memantau situasi. Secara umum, situasi mulai terkendali, namun proses pemulihan masih membutuhkan waktu, terutama dalam hal perbaikan rumah dan pemulihan kondisi mental warga," kata Masryani.

Like, Share, Comment:

Komentar (2)

desapo desar
desapo desar
14 Apr 2026, 13:26 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
desapo desar
desapo desar
14 Apr 2026, 13:26 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Luar Negeri
Polandia Pulangkan Paksa 18...

Krisis Kemanusiaan Sudan Masuk Fase Paling Kritis

55 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Krisis Kemanusiaan Sudan Ma...
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.