Gang Tempe, Jalan Sempit Bagian Sejarah Panjang Sentra Tempe
📅 Senin, 13 Apr 2026, 17:53 WIB | Oleh: Opik“Anak muda sekarang kadang kurang sabar. Padahal usaha ini butuh ketelatenan,” katanya.
Meski demikian, harapan tetap ada. Dengan ketekunan, usaha ini tetap bisa memberikan penghidupan yang layak.
Gang tempe hari ini bukan hanya tentang produksi makanan, tetapi juga tentang perjalanan hidup. Dari ide sederhana sepotong tempe, menjadi produk yang siap dinikmati dunia.

Sebaiknya Anda baca juga:
Kawasan Gang Tempe yang telah memproduksi tempe sejak tahun 80an di Jalan Haji Aom, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/4). Antara/Luthfia Miranda Putri.
Langkah pemerintah
Pemerintah telah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) kedelai di tingkat konsumen atau perajin tahu dan tempe. Dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, HAP kedelai lokal maksimal 11.400 rupiah per kg. Sementara HAP kedelai impor maksimal 12.000 rupiah per kg.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok meminta masyarakat untuk menyesuaikan kebutuhan pangan menyusul kenaikan harga kedelai.
Ia menyebut saat ini komoditas kedelai di DKI Jakarta hampir seluruhnya merupakan produk impor.
“Sebagian kecil merupakan pasokan daerah produsen seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat,” kata Hasudungan.
Adapun komoditas kedelai di DKI Jakarta banyak digunakan oleh pengrajin tahu dan tempe di bawah Pusat Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (PUSKOPTI) DKI Jakarta yang juga tergabung dalam Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (GAKOPTINDO).
Kenaikan harga kedelai disebabkan karena adanya dinamika secara global terkait gejolak negara eksportir kedelai terbesar Amerika Serikat dan nilai tukar rupiah yang menurun. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (2)
14 Apr 2026, 13:27 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas14 Apr 2026, 13:28 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!