Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbuh 22 Persen per Tahun, Industri Pusat Data Batam Melesat Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

📅 Senin, 20 Jul 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tumbuh 22 Persen per Tahun, Industri Pusat Data Batam Melesat Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Doc: ANTARA/ Teguh Prihatna
Ket. Ilustrasi - Foto udara pembangunan data center di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park, Batam, Kepulauan Riau.

BATAM – Industri pusat data (data center) semakin menjadi fondasi utama transformasi digital karena menopang layanan komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), dan ekonomi digital yang terus berkembang.

Meningkatnya investasi di sektor ini tidak hanya memperkuat kapasitas penyimpanan dan pengolahan data, tetapi juga berpotensi menarik investasi teknologi bernilai tinggi serta menciptakan lapangan kerja.

Namun, daya saing industri pusat data akan sangat ditentukan oleh keandalan pasokan listrik, konektivitas jaringan, keamanan siber, kepastian regulasi, serta ketersediaan energi yang efisien dan berkelanjutan untuk mengakomodasi kebutuhan operasional yang terus meningkat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut industri pusat data (data center) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) tumbuh sekitar 22 persen secara tahunan (year on year/ yoy), melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang mencapai 19 persen.

Airlangga mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan Batam semakin berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi digital Indonesia yang didukung investasi skala internasional.

"Ekspansi industri data center di Batam tumbuh 22 persen setiap tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang sekitar 19 persen. Ini sektor yang tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target delapan persen," kata Airlangga di Batam, Senin (20/7).

Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri peresmian Nongsa Changi Cable (NCC), kabel bawah laut internasional yang menghubungkan Batam dan Singapura untuk memperkuat konektivitas digital kedua negara tersebut.

Menurut Airlangga, Batam kini berkembang pesat sebagai gerbang digital Indonesia, didukung kehadiran kawasan Nongsa Digital Park (NDP) yang terus menarik investasi pusat data.

“Fasilitas BW Digital di NDP misalnya, memiliki kapasitas hingga 120 megawatt (MW). Ada juga perusahaan asal Singapura, DayOne, yang tengah mengembangkan pusat data hyperscale (skala besar) berkapasitas 450 MW,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Oracle, juga telah memilih Batam sebagai lokasi pengembangan Cloud Region di kawasan Nongsa Digital Park.

"Batam sangat cepat muncul sebagai gerbang baru Indonesia. Investasi yang masuk menunjukkan kawasan ini semakin penting dalam ekosistem digital regional," ujarnya.

Airlangga mengatakan perkembangan tersebut sejalan dengan transformasi digital yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan infrastruktur digital dan infrastruktur fisik.

Ia menjelaskan dunia kini memasuki era baru yang ditandai dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sehingga membutuhkan konektivitas digital berkecepatan tinggi dan kapasitas pusat data yang besar.

"Di era AI, manusia dan mesin maupun antarmesin membutuhkan koneksi digital yang cepat. Karena itu transformasi digital harus didukung infrastruktur yang memadai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.