Pelaku Usaha Kopi Cirebon Bergembira
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 10:15 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
CIREBON - Para pelaku usaha kopi daerah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) boleh bergembira karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon siap mendukung pembiayaan agar usaha mereka maju.
OJK akan mendukung akses pembiayaan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kopi di Ciayumajakuning. “Kami mendampingi pelaku UMKM, khususnya kopi, agar memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan formal secara optimal,” kata Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib di Cirebon, Kamis.
Ia mengatakan penguatan literasi dan inklusi keuangan menjadi fondasi penting bagi pelaku usaha di Ciayumajakuning, agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Menurut Agus, OJK selalu mendorong peran Lembaga Jasa Keuangan (LJK) agar menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik UMKM.
Pendekatan tersebut, lanjut dia, diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Atas dasar tersebut, pihaknya turut memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada para pelaku usaha kopi dalam kegiatan Satu Visi Mall UKM Coffee Fest 2026 di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon.
“Kami sudah melaksanakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang diikuti sekitar 100 pelaku UMKM, termasuk di bidang kopi untuk memahami akses pembiayaan legal,” katanya. Selain itu, OJK Cirebon berkomitmen memperkuat perlindungan konsumen agar pelaku UMKM terhindar dari praktik keuangan ilegal yang dapat merugikan usaha.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami ingin UMKM lebih percaya diri mengakses pembiayaan formal dan tidak lagi bergantung pada sumber pembiayaan yang berisiko,” ujarnya. Sementara itu, Kepala DKUKMPP Kota Cirebon Iing Daiman mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara OJK, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon dan pemerintah daerah.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi UMKM,” katanya. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas UMKM kopi di Kota Cirebon, agar tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.
Ia mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung UMKM melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar. Selain itu, pihaknya menjalin kolaborasi dengan BI melalui riset dan penyediaan informasi komoditas unggulan daerah sebagai dasar pengembangan usaha. “Kami melihat kolaborasi ini sangat penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas,” tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!