Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Reformasi Subsidi untuk Ketahanan Energi

📅 Senin, 13 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dorong Reformasi Subsidi untuk Ketahanan Energi Doc: istimewa
Ket. Dewan Energi Nasional (DEN)

Penyaluran subsidi yang selama ini masih dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran perlu diperbaiki agar manfaatnya dirasakan oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Jakarta – Upaya memperkuat ketahanan energi nasional perlu diakselerasi melalui kebijakan efisiensi energi yang lebih terintegrasi dan transformasi sektor transportasi menuju energi bersih.

Dewan Energi Nasional (DEN) menegaskan efisiensi energi merupakan instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi berkelanjutan.

Seperti dikutip dari Antara, Anggota Pemangku Kepentingan DEN dari kalangan lingkungan hidup, Saleh Abdurrahman, menyatakan konservasi energi tidak hanya sebatas penghematan, tetapi memiliki dampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan fiskal negara.

“Konservasi energi bukan hanya upaya efisiensi semata, tetapi merupakan langkah strategis untuk menekan konsumsi energi, mengurangi beban subsidi, serta memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” ujar Saleh di Jakarta, Sabtu (11/4).

Menurut dia, penguatan kebijakan efisiensi dan konservasi energi menjadi bagian integral dalam implementasi Kebijakan Energi Nasional (KEN), karena mampu menurunkan intensitas energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

“Efisiensi energi memiliki kontribusi nyata dalam menurunkan intensitas energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan,” katanya.

Hal tersebut disampaikan dalam pembekalan Program Magang Mahasiswa Bidang Efisiensi Energi (M2BEE), yang juga memperkenalkan kerangka regulasi pendukung, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023 dan Nomor 40 Tahun 2025.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Kami berharap para peserta mampu memahami konservasi energi secara komprehensif dan berperan aktif dalam mendukung agenda transisi energi nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya efisiensi energi harus menjadi gerakan bersama karena berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan fiskal dan pengurangan tekanan subsidi.

“Upaya efisiensi energi harus menjadi gerakan bersama karena selain memperkuat ketahanan energi, langkah ini juga berkontribusi langsung dalam menjaga keberlanjutan fiskal dan mengurangi tekanan terhadap subsidi energi,” katanya.

Transportasi Umum

Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai transformasi transportasi publik berbasis listrik menjadi langkah krusial untuk menghadapi krisis energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).

“Perlu adanya langkah-langkah krusial yang perlu diambil pemerintah Indonesia, pertama percepatan migrasi ke transportasi umum berbasis listrik,” katanya di Jakarta, MInggu (12/4).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.