Deep Purple Bertemu Penggemar Beratnya di Jepang, PM Sanae Takaichi
📅 Minggu, 12 Apr 2026, 09:06 WIB | Oleh: Lili LestariBand rock Inggris Deep Purple bertemu dengan seorang penggemar berat mereka sejak lama di Tokyo pada hari Jumat (10/4) - yang kebetulan adalah perdana menteri Jepang, Sanae Takaichi.
"Kau adalah dewaku," kata Sanae Takaichi, seorang penggemar musik hard rock, kepada drummer band tersebut, Ian Paice, sambil tersenyum lebar saat menyerahkan sepasang stik drum buatan Jepang yang telah ditandatangani.
Sebagai seorang pemain drum yang andal, Takaichi pernah bermain di band tribute Deep Purple saat masih kecil setelah menjadi penggemar mereka di sekolah dasar.
"Akhir-akhir ini, ketika saya bertengkar dengan suami saya, saya menabuh drum mengikuti lagu Burn dan mengutuknya," kata pemimpin konservatif berusia 65 tahun itu kepada para musisi tersebut di kantornya di Tokyo, Jumat, seperti dikutip BBC.
Band Deep Purple bertemu dengan perdana menteri wanita pertama Jepang saat kembali untuk tur keliling negara itu, di mana mereka merekam album live tahun 1972 berjudul "Made in Japan" - yang dianggap sebagai salah satu album rock terbaik yang pernah direkam.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Aku tidak percaya Deep Purple ada di sini," kata Takaichi sambil tersenyum saat menyapa para musisi.
"Saya sangat menghormati cara Anda terus membuat sejarah musik rock sambil merangkul tantangan baru dan menciptakan musik yang memikat hingga hari ini," katanya melalui seorang penerjemah.
Takaichi mengatakan dia berharap tur tersebut akan "membuat para penggemar di seluruh Jepang terpesona dan antusias" serta mempromosikan pertukaran budaya antara Inggris dan Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Paice mengatakan, mengunjungi Jepang selalu menyenangkan, tetapi pertemuan itu "bonus tambahan".
Band tersebut menulis dalam sebuah unggahan di Instagram: "Sebagai penggemar berat musik hard rock dan heavy metal sejak kecil, Takaichi sering menyebut Deep Purple sebagai salah satu band favoritnya.
"Dia bahkan memberi tahu grup itu bahwa dia membeli album Machine Head mereka saat masih sekolah dasar."
Dibentuk di Inggris pada tahun 1968, Deep Purple dikenal sebagai salah satu dari "trinitas tak suci" band heavy metal Inggris, bersama Black Sabbath dan Led Zeppelin.
Mungkin lagu hit mereka yang paling terkenal - Smoke on the Water - terdapat dalam album mereka tahun 1971, Machine Head.
Takaichi bermain keyboard di band tribute Deep Purple sebelum mulai bermain drum saat kuliah - setelah itu ia dikenal selalu membawa beberapa set stik drum karena cenderung mematahkannya saat pertunjukan yang intens.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!