Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemerintah Provinsi Babel Gelar Festival Durian di Bangka Barat pada Juli 2026

31 Sabtu, 20 Jun 2026, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Provinsi Babel Gelar Festival Durian di Bangka Barat pada Juli 2026 Pemerintah Provinsi Babel Gelar Festival Durian di Bangka Barat pada Juli 2026 Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wydia Kemala Sari (tengah) saat menghadiri Festival Peh Cun di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Jumat (18/6/2026).

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggelar Festival Durian di Kabupaten Bangka Barat pada Juli 2026 guna meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara selama masa liburan sekolah di daerah itu.

"Pada awal Juli tahun ini, kita akan menggelar Festival Durian di Desa Pelangas, Bangka Barat," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Kepulauan Babel, Wydia Kemala Sari, di Pangkalpinang, Jumat (19/6).

Ia mengatakan Festival Durian ini dapat menjadi daya tarik yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya para pecinta durian nusantara untuk datang dan mencicipi durian khas Bangka Belitung.

Ia menyatakan durian khas Bangka Belitung, khususnya dari Bangka Barat memiliki varian unggulan yang sangat terkenal dengan kelezatannya, yakni Durian Namlung atau lebih dikenal dengan Durian Cumasi.

Diketahui, Durian Cumasi sangat populer di kalangan pecinta durian karena memiliki rasa yang khas dan hanya memiliki 1 biji buah per ruas, dengan harga sekitar Rp300 ribu per kilogram atau bisa lebih tinggi. 

Selain itu, ada juga jenis durian lain khas Bangka Belitung yang juga cukup terkenal, yakni Durian Tembaga, yang memiliki cita rasa manis dan bertekstur seperti mentega. 

Menurut Wydia, Festival Durian di Bangka Barat nantinya tidak hanya berdampak terhadap kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani durian.

Ia juga menawarkan beragam destinasi wisata yang dapat dijelajah di Pulau Bangka, mulai dari wisata kuliner, alam hingga budaya.

"Para wisatawan ini nantinya tidak hanya menikmati cita rasa durian khas daerah ini, tetapi juga bisa berwisata alam, sejarah, budaya dan kuliner di Pulau Bangka yang tidak kalah indahnya dibandingkan daerah lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Pemkot Bekasi Segera Bangun "Flyover" Bulak Kapal

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Bangun...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.