Akibat Cuaca Ekstrem, Jembatan Ciwarunga Terputus sehingga Ganggu Aktivitas Warga
📅 Jumat, 10 Apr 2026, 09:24 WIB | Oleh: Tim PenulisGARUT – Jembatan Ciwarunga terputus akibat cuaca ekstrem hujan deras mengguyur wilayah itu menyebabkan aktivitas warga antardesa terganggu karena tidak bisa menyeberangi sungai di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (09/4).
Kepala Polsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, membenarkan hujan deras yang terjadi di wilayah selatan Garut menyebabkan bangunan jembatan dengan panjang sekitar 14 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman ketinggian jembatan sekitar 4,6 meter sebagai penghubung antardesa Pasirlangu dengan Desa Tanjungjaya terputus.
"Jembatan itu lebarnya 4 meter sekarang sudah tidak bisa dilewati kendaraan," kata Muslih.
Ia menyampaikan, jembatan tersebut selama ini menjadi akses utama masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas jalan kaki, maupun menggunakan sepeda motor, dan mobil.
Selama jembatan itu rusak, kata dia, arus lalu lintas kendaraan bermotor dialihkan memutar arah dengan jarak lebih jauh sekitar 20 km.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak bisa dilewati, jadi masyarakat harus mutar arah kurang lebih jaraknya sekitar 20 km," katanya.
Ia mengatakan jajarannya bersama sejumlah instansi lain dari Tim SAR, TNI, dan juga pemerintah setempat melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada korban jiwa, dan juga mengalihkan arus kendaraan bermotor.
Kepolisian, kata dia, sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut terkait kerusakan jembatan tersebut agar bisa kembali digunakan untuk mobilisasi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pengecekan sudah kami lakukan, dan melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri turun ke sungai apalagi airnya naik," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya bersama unsur pemerintah desa setempat akan membuat jembatan sementara dari bambu untuk memudahkan warga terutama anak sekolah yang ingin melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
"Rencana besok mau kerja bakti buat jembatan sementara, untuk pejalan kaki anak-anak sekolah," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!