Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Latinusa Siapkan Strategi, Bidik Penjualan USD160 Juta pada 2026.

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Latinusa Siapkan Strategi, Bidik Penjualan USD160 Juta pada 2026. Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Direktur Utama PT. Pelat Timah Nusantara, Tbk. (Latinusa) Jetrinaldi (tengah) didampingi Direktur Keuangan Irvan Muhson Jauhari, dan Direktur Komersial Herman Arifin (kanan) menyampaikan paparan publik atas hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakiarta, Rabu (8/4).

PT Pelat Timah Nusantara Tbk (IDX: NIKL) atau Latinusa menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja keuangan sepanjang 2026 dengan fokus pada efisiensi dan peningkatan daya saing. Langkah ini diambil di tengah tantangan industri serta fluktuasi nilai tukar yang masih memengaruhi struktur biaya perseroan.

Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi, mengatakan perseroan akan melanjutkan pendekatan yang telah diterapkan pada 2025, terutama dalam pengendalian biaya dan manajemen risiko. "Kami melakukan optimalisasi biaya dari hulu hingga hilir, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga pengendalian beban keuangan dan risiko nilai tukar," ujarnya dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (10/4/2026).

Strategi tersebut mencakup pengendalian beban bunga, efisiensi operasional, serta penerapan lindung nilai (hedging) guna menekan dampak fluktuasi kurs. Hal ini penting mengingat sebagian besar bahan baku perseroan masih bergantung pada impor.

Dengan langkah tersebut, perseroan menargetkan penjualan sekitar USD160 juta dan laba bersih sebesar USD3 juta pada 2026. Manajemen optimistis target tersebut dapat tercapai jika strategi efisiensi berjalan sesuai rencana.

Untuk mendukung operasional, Latinusa mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD2,1 juta pada 2026, sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar USD2,3 juta. Dana tersebut akan difokuskan untuk menjaga keandalan fasilitas produksi di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Direktur Keuangan NIKL, Irvan Muhson Jauhari, menjelaskan bahwa capex terdiri dari USD1,8 juta untuk mesin dan peralatan utama serta USD0,3 juta untuk peralatan pendukung. Investasi ini diarahkan untuk memastikan kualitas produksi tetap sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menurut Jetrinaldi, peningkatan kualitas menjadi kunci di tengah permintaan domestik yang masih terbatas. Perseroan menilai produk dengan spesifikasi tinggi akan lebih diminati konsumen, sehingga menjaga keandalan pabrik menjadi prioritas utama.

Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 8 April 2026, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Kengo Mogi dari jabatannya sebagai komisaris. Perseroan menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama masa tugasnya.

Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi NIKL kini terdiri dari Komisaris Utama : Koichiro Anzai, Komisaris : Tetsu Nagareda, Komisaris Independen : Riefky Yuswandi, serta jajaran direksi yang dipimpin Direktur Utama : Jetrinaldi, Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasi : Akihiko Hirata, Direktur Komersial : Herman Arifin, dan Direktur Keuangan : Irvan Muhson Jauhari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

57 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.