Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KA Pangrango Alami Peningkatan Penumpang yang Signifikan Dalam Lima Tahun Terakhir, Berapa Harga Tiketnya?

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 17:55 WIB | Oleh:
KA Pangrango Alami Peningkatan Penumpang yang Signifikan Dalam Lima Tahun Terakhir, Berapa Harga Tiketnya? Doc: ANTARA/Arif Firmansyah
Ket. Kereta Api (KA) Pangrango Bogor-Sukabumi melintas di wilayah Kelurahan Empang, Kota Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta jumlah penumpang kereta api (KA) Pangrango yang melayani Stasiun Bogor Paledang-Sukabumi meningkat sejak tahun 2022 hingga triwulan 1 tahun 2026.

"Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, KA Pangrango menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan, mencerminkan peningkatan kepercayaan masyarakat sekaligus menguatnya peran kereta api dalam mendukung mobilitas dan ekonomi kerakyatan," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Jakarta, Kamis (/4).

Dia merinci jumlah penumpang KA Pangrango tahun 2022 sebanyak 523.265 orang, tahun 2023 meningkat menjadi 786.001 orang, lalu menjadi 874.789 pada tahun 2024, kemudian menjadi 1.109.398 orang pada tahun 2025.

"Triwulan I 2026 jumlahnya 281.659 penumpang," kata Franoto.

Dia mengatakan, pada periode triwulan I, tren pertumbuhan juga menunjukkan akselerasi dari tahun ke tahun yakni 174.941 penumpang pada triwulan 1 2023, lalu 187.534 penumpang pada triwulan I 2024, dan meningkat menjadi 245.740 penumpang pada triwulan I 2025.

"Secara per triwulan terjadi pertumbuhan sekitar 7 persen pada 2024 dibandingkan 2023, kemudian melonjak signifikan sebesar 31 persen pada 2025, dan kembali tumbuh sekitar 15 persen pada 2026. Pola ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan KA Pangrango terus meningkat secara progresif," jelas Franoto.

Franoto mengatakan, KA Pangrango melayani lintas strategis Bogor Paledang – Sukabumi dengan pemberhentian di sejumlah stasiun penting seperti Batutulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Karangtengah, Cisaat, hingga Sukabumi.

Keunggulan KA Pangrango dibandingkan moda transportasi lainnya terletak pada ketepatan waktu karena bebas dari kemacetan, tingkat keselamatan yang tinggi, serta kenyamanan perjalanan.

KA ini memiliki tarif berkisar antara Rp45.000 hingga Rp80.000. Penumpang dari Sukabumi yang tiba di Stasiun Bogor Paledang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line melalui Stasiun Bogor yang terhubung.

Ke depan, KAI Daop 1 Jakarta akan terus memperkuat layanan, meningkatkan kapasitas, serta memperluas integrasi antarmoda guna memastikan KA Pangrango tetap menjadi andalan konektivitas.

Rute KA Pangrango

Kereta Api Pangrango melayani perjalanan pulang pergi antara Sukabumi dan Bogor setiap harinya dengan frekuensi yang cukup tinggi. Untuk kamu yang memulai perjalanan dari Stasiun Sukabumi, tersedia empat pilihan keberangkatan, yaitu pukul 05.10, 10.30, 14.50, dan 19.10 WIB.

Pilihan waktu ini cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan pagi hari ke kantor, hingga perjalanan malam untuk kembali ke rumah.

Sebaliknya, jika kamu memulai dari arahBogor menuju Sukabumi, KA Pangrango juga menyediakan empat jadwal keberangkatan, yakni pukul 07.45, 12.40, 17.00, dan 21.20 WIB.

Dengan adanya opsi waktu ini, perjalanan bisa lebih fleksibel, baik bagi para pekerja, pelajar, maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan kawasan pegunungan di jalur Bogor–Sukabumi.

Waktu tempuh perjalanan KA Pangrango rata-rata sekitar 1 jam 45 menit hingga 2 jam, bergantung pada kondisi operasional. Kereta ini berhenti di sejumlah stasiun yang tersebar di antara dua kota tersebut. Berikut daftar lengkap stasiun pemberhentian untuk masing-masing arah perjalanan:

Rute Sukabumi – Bogor

  • Sukabumi
  • Cisaat
  • Karangtengah
  • Cibadak
  • Parungkuda
  • Cicurug
  • Cigombong
  • Maseng
  • Batu Tulis
  • Bogor Paledang
  • Bogor

Rute Bogor – Sukabumi

  • Bogor
  • Bogor Paledang
  • Batutulis
  • Maseng
  • Cigombong
  • Cicurug
  • Parungkuda
  • Cibadak
  • Karangtengah
  • Cisaat
  • Sukabumi

Dengan rute yang menyusuri jalur pegunungan, perjalanan menggunakan KA Pangrango menawarkan pengalaman yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan berkat pemandangan alam yang asri dan udara sejuk di sepanjang perjalanan.

Setelah mengetahui rutenya, kini kita akan bahas terkait jadwal keberangkatan dan kedatangannya. Pastikan kamu mencatat informasi penting berikut agar tidak ketinggalan jadwal kereta yang sesuai dengan kebutuhanmu. 

Jadwal KA Pangrango

Bagi kamu yang mengandalkan Kereta Api Pangrango sebagai moda transportasi harian, penting untuk mengetahui jadwal keberangkatan dan kedatangannya secara lengkap. Kereta ini beroperasi empat kali sehari dari Sukabumi ke Bogor, dan empat kali pula dari Bogor ke Sukabumi. 

Simak jadwal lengkapnya di bawah ini agar perjalananmu tetap lancar dan tepat waktu!

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pascagempa di Laut Sulawesi...
Ekonomi
IHSG Pagi Ini Melemah, Dipi...
Megapolitan
PWI Jaya Gelar OKK Peningka...
Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...

Rupiah Masih Tertekan, 8 Juni 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 8 Ju...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.