Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

India Wacanakan Kerahkan Reptil untuk Jaga Perbatasan dengan Bangladesh

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 02:10 WIB | Oleh:
India Wacanakan Kerahkan Reptil untuk Jaga Perbatasan dengan Bangladesh Doc: AFP/BIJU BORO
Ket. Sejumlah anggota penjaga perbatasan India naik perahu patroli saat berpatroli di Sungai Gangadhar dekat perbatasan India dengan Bangladesh pada akhir Mei lalu. Pada Rabu (8/4) India mempertimbangkan untuk melepaskan ular dan buaya di sepanjang perbatasannya dengan Bangladesh, ketika New Delhi berupaya mencegah penyeberangan ilegal.

KOLKATA – India sedang mempertimbangkan untuk melepaskan ular dan buaya di sepanjang perbatasannya dengan Bangladesh, kata Pasukan Keamanan Perbatasan pada Rabu (8/4), ketika New Delhi berupaya mencegah penyeberangan ilegal.

Bangladesh hampir seluruhnya dikelilingi oleh India dan perbatasannya membentang lebih dari 4.000 kilometer dengan sebagian besar tidak dipagari di wilayah delta tempat sungai yang berhulu di Himalaya mengalir menuju laut. Di perbatasan antara India dan Bangladesh juga melintang Sundarbans, hutan bakau terbesar di dunia.

Perwira senior Pasukan Keamanan Perbatasan Manoj Barnwal mengatakan kepada AFP bahwa penggunaan reptil dibahas dalam pertemuan Februari dengan Kementerian Dalam Negeri.

"Kami telah diminta untuk menjajaki kelayakan penempatan reptil seperti ular atau buaya di celah sungai yang rentan,” kata Barnwal. "Rencananya berkisar pada pemanfaatan pencegah alami seperti buaya dan ular di zona rawan banjir, di sepanjang area tidak berpagar di mana pagar tradisional tidak efektif atau tidak mungkin dilakukan," imbuh dia.

Hubungan antara New Delhi dan Dhaka memburuk setelah revolusi tahun 2024 di Dhaka yang mengakhiri pemerintahan otokratis PM Sheikh Hasina yang melarikan diri ke India.

Pada Rabu, Menteri Luar Negeri Bangladesh, Khalilur Rahman, berada di New Delhi dalam upaya untuk membangun kembali hubungan diplomatik yang sempat mendingin.

India telah membangun pagar perbatasan yang membentang ratusan kilometer dan telah menangkap sejumlah warga Bangladesh yang mencoba melintasi perbatasan setelah penggulingan PM Hasina. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Sudan Selatan Ingin Putus S...
Luar Negeri
Waduk Mengering, Mumbai di ...
Luar Negeri
Pegunungan Jepang Mengganas...
Luar Negeri
Kabar Gembira! Peluang Kerj...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.