Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kaltim Antisipasi Karhutla di Lingkar IKN

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 03:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Kaltim   Antisipasi Karhutla di Lingkar IKN Doc: Antara
Ket. Ilustrasi: Tim reaksi cepat BPBD Kaltim saat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menerapkan strategi pengamanan berlapis yang disebut Pagar Betis, guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Lima daerah penyangga telah sepakat untuk turun tangan membantu pemadaman jika terjadi kebakaran di kawasan IKN sebagai bentuk implementasi strategi Pagar Betis,” ujar Kepala BPBD Kaltim Buyung Budi Purnomo di Samarinda, kemarin.

Lima daerah penyangga yang masuk dalam barisan perlindungan tersebut meliputi wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat. “Kesepakatan ini merupakan hasil tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas instansi yang telah diselenggarakan di Ops Room BPBD Kaltim pada pekan lalu,” ungkap Buyung. Menurut dia, langkah antisipasi ini diambil untuk menyikapi prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai ancaman musim kemarau ekstrem.

Berdasarkan data tersebut wilayah IKN diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada pertengahan Juni hingga Juli 2026 dengan puncak kekeringan pada bulan Agustus.

Sifat curah hujan pada tahun ini, lanjut Buyung, diprediksi masuk dalam kategori bawah normal yang berarti kondisi lahan akan menjadi sangat kering dan sangat mudah terbakar. “Pemerintah telah memetakan Kecamatan Sepaku dan Samboja Barat, termasuk seluruh area Tahura Bukit Soeharto, sebagai wilayah atensi khusus yang paling rawan bencana,” sebut dia.

Disampaikan Buyung, tingkat kerawanan itu dipicu oleh dominasi kawasan hutan lahan kering serta aktivitas pembukaan lahan oleh manusia. Guna mempercepat penanganan di lapangan, lanjutnya, pemerintah juga memaksimalkan fungsi Command Center Nusantara untuk memantau keberadaan titik api melalui satelit secara waktu nyata. “Langkah modifikasi cuaca berupa pembuatan hujan buatan juga siap diterapkan apabila tingkat kekeringan di kawasan IKN sudah memasuki fase kritis,” kata Buyung.

Selain itu pemerintah menyiapkan sistem peringatan dini melalui pesan singkat yang dikirimkan langsung secara otomatis ke ponsel warga di area rawan. “Karena mayoritas karhutla dipicu oleh praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar, aparat kepolisian juga meningkatkan kegiatan patroli pengawasan,” ucap Buyung.

Pihaknya mengimbau seluruh warga Benua Etam untuk sama sekali tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun lahan selama masa kemarau panjang ini. “Masyarakat juga kami minta untuk segera melaporkan ke layanan darurat 112 apabila melihat kepulan asap atau titik api di sekitar tempat tinggal mereka,” kata Kepala BPBD Kaltim Buyung Budi Purnomo. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Megapolitan
KPK Terus Coba Tuntaskan Ko...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.