Wali Kota Bandung Ajak Warga Ubah Kebiasaan Belanja Menyusul Kenaikan Harga Plastik
📅 Rabu, 08 Apr 2026, 22:05 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti lonjakan harga plastik kemasan yang terjadi secara tiba-tiba di Kota Bandung dan berdampak langsung pada pelaku usaha khususnya UMKM kuliner.
Wali Kota Farhan mengungkapkan, kenaikan harga plastik tersebut bahkan mencapai hingga empat kali lipat dalam waktu singkat. Kondisi ini mulai dirasakan pelaku usaha sejak akhir pekan lalu.
“Saya mendapat laporan harga plastik bungkus naik signifikan. Dari yang biasanya sekitar Rp15 ribu per paket kini menjadi Rp40 ribuan,” kata Wali Kota Farhan, di Pendopo Kota Bandung, Rabu (8/4).
Menurut diaa, kenaikan ini sangat membebani pelaku UMKM, terutama yang mengandalkan layanan takeaway. Banyak di antaranya mulai mengeluhkan lonjakan biaya operasional akibat mahalnya bahan kemasan.
Meski demikian, Wali Kota Farhan mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kenaikan tersebut. Namun, ia akan segera menelusuri langsung ke distributor untuk memastikan akar permasalahannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya akan cari tahu secepatnya apa yang sebenarnya terjadi dengan harga plastik di Kota Bandung,” kata dia.
Di tengah situasi tersebut, Wali Kota Farhan melihat adanya sisi positif yang bisa dimanfaatkan. Ia menilai, kondisi ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. Ia pun mengimbau warga untuk membiasakan membawa wadah sendiri saat berbelanja atau membeli makanan.
“Kalau keluar rumah jangan lupa bawa kantong belanja sebagai pengganti kresek dan bawa juga kontainer makanan dari rumah,” imbau dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, langkah sederhana tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban biaya akibat mahalnya plastik tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan dengan menekan jumlah sampah.
“Selain harganya mahal ini juga kesempatan kita untuk mengurangi sampah plastik,” tutur dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!