Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Parlemen Vietnam Pilih Ketua Partai To Lam sebagai Presiden

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 02:20 WIB | Oleh:
Parlemen Vietnam Pilih Ketua Partai To Lam sebagai Presiden Doc: AFP
Ket. Ketua Partai Komunis Vietnam, To Lam, saat diambil sumpah sebagai presiden  pada sidang Majelis Nasional di Hanoi pada Selasa (7/4). Terpilihnya Lam sebagai presiden berarti ia telah berhasil menyatukan kepemimpinan partai dan negara seperti yang dilakukan Presiden Xi Jinping di Tiongkok.

HANOI - Ketua Partai Komunis Vietnam, To Lam, pada Selasa (7/4) terpilih sebagai presiden oleh Majelis Nasional, mengakhiri upayanya untuk memusatkan kekuasaan di negara di mana kader senior secara tradisional memerintah secara kolektif.

Setelah mengamankan masa jabatan lain sebagai sekretaris jenderal partai pada Januari lalu, Lam kini akan mengambil alih posisi nomor dua dalam politik Vietnam dengan menyatukan kepemimpinan partai dan negara seperti yang dilakukan Presiden Xi Jinping di Tiongkok.

"Bagi saya, mengemban tanggung jawab sebagai sekretaris jenderal dan presiden adalah suatu kehormatan yang sangat besar, sebuah tanggung jawab, dan tugas yang suci dan mulia," kata Lam dalam pidatonya setelah dilantik.

Ketua Majelis Nasional Vietnam, Tran Thanh Man, mengatakan 100% anggota parlemen yang hadir menyetujui resolusi yang memilih Lam sebagai presiden untuk periode 2026-2031.

Lam adalah orang pertama yang mendapatkan dua posisi teratas melalui proses seleksi kepemimpinan partai yang normal, alih-alih menggantikan pejabat yang meninggal dunia. Dalam waktu kurang dari dua tahun sebagai ketua partai, ia telah menyingkirkan para pesaingnya dan mengubah negara melalui dorongan reformasi yang agresif dan secara harfiah menggambar ulang peta dengan menggabungkan provinsi dan memangkas birokrasi.

Lam telah menetapkan target ambisius sebesar 10% pertumbuhan tahunan untuk pusat manufaktur Asia tenggara dan mengerahkan partainya untuk mendukung visinya tentang reformasi yang berorientasi pada pembangunan.

Vietnam adalah negara satu partai sekaligus titik terang ekonomi regional, di mana Partai Komunis berupaya mewujudkan pertumbuhan pesat untuk memperkuat legitimasinya. SB/AFP/I-1 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.