Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringkat 3 Jateng! Wonosobo Buktikan Daya Tarik Wisata Tak Main-Main Saat Lebaran

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringkat 3 Jateng! Wonosobo Buktikan Daya Tarik Wisata Tak Main-Main Saat Lebaran Doc: ANTARA/ HO-Polres Wonosobo
Ket. Tradisi balon udara di Kabupatan Wonosobo, Jawa Tengah.

WONOSOBO – Lonjakan kunjungan wisata selama periode Lebaran mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan kuatnya daya tarik destinasi domestik.

Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh tradisi mudik, tetapi juga oleh meningkatnya kebutuhan rekreasi pascapandemi serta membaiknya daya beli sebagian kelompok masyarakat.

Dari sisi ekonomi, ramainya kunjungan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi pelaku usaha lokal—mulai dari sektor akomodasi, kuliner, hingga transportasi.

Namun, di balik potensi tersebut, terdapat tantangan dalam pengelolaan kapasitas destinasi, seperti kepadatan berlebih, tekanan terhadap infrastruktur, serta risiko penurunan kualitas pengalaman wisata.

Oleh karena itu, momentum libur Lebaran seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk mengejar kuantitas kunjungan, tetapi juga menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat manajemen destinasi, distribusi wisatawan, dan keberlanjutan pariwisata agar dampak ekonominya tetap optimal tanpa mengorbankan kualitas lingkungan dan layanan.

Kunjungan wisata selama libur Lebaran 2026 di Kabupaten Wonosobo kembali menempati posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan dengan menempati urutan ketiga di Jawa Tengah (Jateng).

‎Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fatonah Ismangil, di Wonosobo, Selasa (7/4), menyampaikan, berdasarkan data Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jateng, total kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) di Jateng mencapai 5,86 juta kunjungan atau meningkat 7,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

‎Dari capaian tersebut, katanya, Kabupaten Wonosobo berhasil menempati peringkat ketiga sebagai kabupaten/kota dengan jumlah kunjungan wisatawan dengan total 530.150 kunjungan selama periode libur Lebaran 2026.

‎"Posisi ini menempatkan Wonosobo di bawah Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Klaten, sekaligus mengungguli sejumlah daerah lain seperti Kota Semarang dan Kota Surakarta," katanya.

‎Menurut dia, capaian ini menjadi bukti bahwa Wonosobo masih menjadi tujuan utama wisatawan di Jawa Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.