Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cianjur Selatan Terputus, Jalur Utama Lumpuh Total dan Kereta Api Siliwangi Terhenti Akibat Banjir

📅 Senin, 06 Apr 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Cianjur Selatan Terputus, Jalur Utama Lumpuh Total dan Kereta Api Siliwangi Terhenti Akibat Banjir Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Jalan Raya Cibeber-Cianjur, Jawa Barat, terendam banjir sehingga arus lalulintas menuju Cianjur atau sebaliknya menuju wilayah selatan terputus sementara karena ketinggian air mencapai paha orang dewasa, Minggu (5/4).

CIANJUR - Hujan deras dengan intensitas tinggi selama lebih dari dua jam memicu rentetan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (5/4) malam.

Dampak paling parah dilaporkan terjadi di Kecamatan Cilaku dan Cibeber, di mana air bah setinggi satu meter tidak hanya merendam puluhan rumah warga, tetapi juga melumpuhkan jalur utama menuju wilayah selatan serta merendam rel kereta api.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Minggu, mengatakan data sementara banjir cukup parah menutup jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur tepatnya di Kecamatan Cilaku dan Cibeber, sehingga arus lalulintas terhambat.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Bojongpicung dan Gekbrong, dimana saat ini pihaknya masih menunggu data dari petugas dan relawan di lapangan, laporan sementara sejumlah rumah terendam banjir namun tidak ada warga yang mengungsi.

"Kami masih menunggu data dari petugas dan relawan yang sudah disebar ke sejumlah lokasi bencana alam banjir di sejumlah kecamatan, termasuk ke lokasi yang dilaporkan terjadi longsor di Kecamatan Gekbrong," katanya.

Dia menjelaskan dari sejumlah titik banjir yang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas lebih dari dua jam terjadi sejak petang hingga malam, menyebabkan sejumlah saluran air tersumbat membuat air tumpah menutupi landasan jalan.

Sedangkan di Kecamatan Cibeber dan Cilaku, ungkap dia, sejumlah perkampungan terendam dengan ketinggian air beragam mulai dari beberapa centimeter hingga satu meter dan rel kereta api yang membentang di dua kecamatan terendam air bah.

Pihaknya memastikan dari tiga kecamatan yang dilanda bencana banjir tidak terdapat korban jiwa atau warga yang mengungsi, sebagian besar bertahan di rumahnya masing-masing dengan harapan air cepat surut.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Data sementara tidak ada yang mengungsi terkait kerusakan masih dalam pendataan petugas dan relawan, kami akan terus mengupdate data yang masuk," katanya.

Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur terutama yang tinggal di sepadan sungai dan tebing rawan longsor ketika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam.

Sementara informasi dihimpun bencana alam banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, akibat curah hujan dengan intensitas lebih dari dua jam, membuat sejumlah kecamatan seperti Cilaku dan Cibeber terendam banjir.

Bahkan banjir di Kecamatan Cibeber, selain merendam puluhan rumah juga menyebabkan perjalanan Kereta Api Siliwangi rute Cipatat-Cianjur-Sukabumi terhenti karena jalur kereta ikut terendam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
  • Industri Pulp dan Kertas Indonesia Kian Mendunia, Paper Chain Expo 2026 Dorong Kemitraan Lintas Negara
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan. Poin tentang tuntutan praktik ...

Banjir bandang Parigi Moutong

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Banjir bandang Parigi Moutong
Nasional
Menkeu Pastikan DTSEN akan ...
Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.