BPBD Tangerang Antisipasi Dampak Paparan Asap Kebakaran Pabrik Sandal
📅 Senin, 22 Jun 2026, 07:36 WIB | Oleh: Tim PenulisTANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten mengantisipasi potensi dampak paparan asap akibat kebakaran pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, sejak Minggu (21/6) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, di Tangerang, Senin (22/6), mengatakan koordinasi lintas instansi dilakukan sejak proses pemadaman berlangsung guna memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.
"Saat ini selain fokus pada proses pemadaman, kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan unsur kewilayahan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap masyarakat sekitar. Langkah ini dilakukan agar warga yang terdampak dapat segera mendapatkan penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan," ujar dia.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (21/6), sekitar pukul 22.31 WIB melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kali seperti sandal rumahan.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari anggota Pos Belendung dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Sebanyak 95 personel Damkar Kota Tangerang diterjunkan bersama unsur koramil, Dinas Kesehatan, serta relawan untuk menangani kebakaran yang menghanguskan area pabrik seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam upaya penanganan, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan koramil, serta satu ambulans dari Dinas Kesehatan. Hingga Senin dini hari, proses pemadaman masih terus berlangsung untuk memastikan api dapat dikendalikan sepenuhnya.
Selain melakukan pendinginan dan pemadaman, petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah pasokan air melalui armada tangki.
Selain itu, pemantauan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi terus dilakukan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat asap kebakaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya juga memastikan tidak terjadi perluasan rambatan api ke bangunan maupun kawasan di sekitar lokasi.
Ia menyebut keselamatan warga menjadi prioritas utama selama proses penanganan.
"Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa akibat insiden tersebut," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!