Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan dan Kementerian PU Percepat Pembangunan Irigasi untuk Antisipasi Kekeringan

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 10:25 WIB | Oleh:
Kementan dan Kementerian PU Percepat Pembangunan Irigasi untuk Antisipasi Kekeringan Doc: Antara Foto
Ket. Aliran air mengisi saluran irigasi di tengah hamparan sawah hijau di kawasan pedesaan, menjadi penopang utama keberlangsungan pertanian dan menjaga produktivitas padi petani.

 Kementerian Pertanian bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersinergi melakukan percepatan pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi untuk mendukung peningkatan frekuensi tanam dalam mengantisipasi kekeringan termasuk di Jawa Tengah (Jateng).

"Pemerintah terus memperkuat pengelolaan sumber daya air sebagai langkah strategis dalam meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas pertanian nasional," kata Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Dia menyampaikan optimisme terhadap kinerja pertanian tahun 2026. Menurutnya, koordinasi lintas wilayah yang semakin solid, khususnya Jawa, menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

“Kami optimistis tahun ini akan lebih baik. Kerja sama yang terbangun saat ini sudah mengarah pada model percontohan terintegrasi, mulai dari penyiapan air hingga benih. Ini harus terus dilanjutkan dan diperluas ke seluruh Indonesia,” ujar Sam.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan air yang tepat dalam budidaya padi. Menurutnya, padi bukan tanaman air yang membutuhkan air berlimpah, melainkan cukup air dengan pengaturan yang optimal agar menghasilkan produktivitas yang lebih baik.

“Jika pengelolaan air dan pola tanam bisa disinkronkan, termasuk percepatan tanam pascapanen, maka siklus produksi akan lebih efisien dan hasilnya optimal,” kata Sam.

Terpisah, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementan sekaligus Penanggung Jawab (Pj) Swasembada Jawa Tengah Andi Nur Alam Syah menekankan seluruh jajaran tidak boleh kehilangan semangat dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan, khususnya memasuki periode krusial April hingga Mei.

“Tidak boleh menurunkan semangat kita dalam mempertahankan swasembada yang berkelanjutan. Bulan April dan Mei ini sesuai arahan Menteri Pertanian harus kita jaga bersama. Mudah-mudahan semua bisa berjalan lancar,” ujar Alam.

Ia menegaskan penguatan program prioritas terus dilakukan untuk memastikan kelancaran produksi pertanian. Fokus utama diarahkan pada penyelesaian infrastruktur pertanian yaitu irigasi, ketersediaan pupuk, serta distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan).

Sementara itu, Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementan Asmarhansyah mengingatkan potensi kekeringan masih akan terjadi pada 2026.

Untuk itu, Kementerian Pertanian mendorong percepatan Program Irigasi (Irigasi Perpompaan, Irigasi Perpipaan, Bangunan Konservasi, dan Jaringan Irigasi Tersier) tahun 2026 dan investasi tahun sebelumnya.

“Program ini harus dipercepat agar musim kemarau dapat diantisipasi sejak dini. Optimalisasi sarana yang sudah dibangun juga penting, dengan dukungan aktif dari dinas dan penyuluh di lapangan,” ujarnya.

Kementerian Pertanian juga meminta pemerintah daerah agar memperkuat langkah antisipatif, mulai dari pemetaan wilayah hingga optimalisasi pemanfaatan sumber air yang tersedia.

Dengan penguatan pengelolaan air yang terintegrasi, pemerintah optimistis indeks pertanaman dapat meningkat dan produksi pangan nasional tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.